Ricuh Orkes Dangdut di Lamongan, Tiga Warga Jadi Korban Pengeroyokan

Jumat, 22 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana ricuh saat acara orkes dangdut di Desa Balungtawun, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, Kamis malam (21/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Suasana ricuh saat acara orkes dangdut di Desa Balungtawun, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, Kamis malam (21/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Suasana hiburan dangdut di Dusun Jirekan, Desa Balungtawun, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, Kamis malam (21/8/2025), berubah ricuh ketika tiga warga menjadi korban pengeroyokan. Polisi bergerak cepat dan mengamankan dua terduga pelaku.

Korban diketahui bernama Arif Kurniawan (19), warga Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi, serta dua warga Dusun Keduwul, Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, yakni Zakaria Nasrullah (20) dan Yoandra Arsala Fernando (23).

Insiden bermula sekitar pukul 22.00 WIB saat Arif Kurniawan sedang menikmati jalannya hiburan. Tiba-tiba, ia didatangi sekelompok orang yang langsung mengeroyoknya.

“Korban dipukul dengan tangan kosong di bagian kepala dan ditendang di sekujur tubuh. Kaos yang dipakai korban juga robek akibat ditarik dari belakang,” ungkap seorang saksi di lokasi.

Tak hanya Arif, dua temannya pun ikut menjadi sasaran. Zakaria dipukuli hingga kaosnya robek, bahkan pelaku sempat menghantamkan paving ke kepalanya hingga menimbulkan benjol. Sementara Yoandra turut menerima pukulan di bagian kepala hingga mengalami luka robek.

Akibat kejadian itu, Arif menderita luka lecet di pelipis, pipi, punggung, dan dahi. Zakaria mengalami benjol di kepala, sedangkan Yoandra harus mendapat perawatan medis karena luka robek di kepala. Merasa terancam, para korban segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Sukodadi.

Mendapat laporan, Unit Reskrim Polsek Sukodadi bergerak cepat ke lokasi kejadian dan mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar, petugas berhasil mengamankan dua pelaku berinisial Su (38) dan MK (25), keduanya warga Desa Balungtawun. Setelah diinterogasi, keduanya mengakui perbuatannya,” jelas Hamzaid, Jumat (22/8/2025).

Kedua pelaku kini ditahan di Polsek Sukodadi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga mengamankan hasil visum et repertum (VER) sebagai barang bukti.

“Sebagai barang bukti, kami telah mengamankan hasil VER para korban untuk memperkuat proses penyidikan,” pungkas Hamzaid.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Berita Terbaru