RS Kelas Internasional di Jatim Dipuji Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama

- Redaksi

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama

Anggota DPD RI Lia Istifhama

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendapat apresiasi atas penguatan layanan rumah sakit berstandar internasional yang dinilai mampu menekan tren warga berobat ke luar negeri. Dua rumah sakit daerah, RSUD Dr. Soetomo Surabaya dan RSUD Saiful Anwar (RSSA) Malang, disebut telah memiliki kualitas layanan yang kompetitif di tingkat global.

Apresiasi itu disampaikan Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, saat bertemu Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, di Surabaya, Senin (6/2/2026). Menurut Lia, kehadiran layanan kelas internasional di rumah sakit daerah menjadi tonggak penting dalam transformasi layanan kesehatan di Jawa Timur.

“Pemprov Jawa Timur layak mendapat apresiasi karena berani menghadirkan layanan rumah sakit dengan standar internasional. RSUD Dr. Soetomo dan RSSA Malang kini mampu bersaing dengan rumah sakit luar negeri, baik dari sisi fasilitas, teknologi medis, maupun kualitas tenaga kesehatannya,” ujar Lia.

Ia menilai langkah tersebut relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama kalangan menengah ke atas, yang selama ini cenderung memilih berobat ke luar negeri seperti Singapura atau Malaysia. Tren tersebut tidak hanya berdampak pada beban biaya pasien, tetapi juga menyebabkan keluarnya devisa dalam jumlah besar.

“Jika layanan dengan kualitas setara sudah tersedia di dalam negeri, khususnya di Jawa Timur, maka tidak ada lagi alasan kuat untuk mencari layanan medis ke luar negeri,” kata Lia.

Sekda Jatim Adhy Karyono mengakui bahwa angka warga Jawa Timur yang menjalani pengobatan di luar negeri masih cukup tinggi. Karena itu, Pemprov Jatim secara bertahap memperkuat kapasitas rumah sakit daerah agar mampu menjadi rujukan utama masyarakat.

“RSUD Dr. Soetomo dan RSSA saat ini telah dilengkapi peralatan medis mutakhir, layanan spesialistik dan subspesialistik, serta sistem pelayanan pasien yang semakin modern dan terintegrasi. Standarnya sebanding dengan rumah sakit luar negeri,” ujar Adhy.

Selain berdampak pada kualitas layanan kesehatan, Lia menekankan efek ekonomi yang menyertai kebijakan tersebut. Menurutnya, ketika masyarakat memilih berobat di dalam daerah, perputaran uang akan tetap berada di Jawa Timur dan memperkuat ekonomi lokal.

“Ini bukan semata isu kesehatan, tetapi juga strategi ekonomi daerah. Kepercayaan publik terhadap rumah sakit daerah harus terus dijaga,” tuturnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Diare Massal di Sudimoro, DPRD Pacitan Desak Penyelidikan Epidemiologi
BMKG NTB: Cuaca Ekstrem, RSUD H Moh Ruslan Siapkan Layanan 24 Jam
HGN 2026 di Lumajang, 46 Ahli Gizi Turun ke Sekolah Perkuat Literasi Gizi Pelajar
Layanan RSUD Sanggau Makin Lengkap Usai Rampungnya Tiga Sarana Strategis
Dari RS Jiwa ke Layanan Terpadu, Transformasi RS Menur Tuai Apresiasi Anggota DPD RI Lia Istifhama
RSUD H Moh Ruslan Mataram Hadirkan PANDU RS, Inovasi Pelayanan Informasi Terpadu
Waspada Hipertensi pada Usia Produktif, Dokter RSUD HMR Mataram Ingatkan Pentingnya Pencegahan Dini
Kongres IDEI 2026 Pertegas Peran Doktor Ekonomi Dorong Pembangunan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:37 WIB

Diare Massal di Sudimoro, DPRD Pacitan Desak Penyelidikan Epidemiologi

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:56 WIB

BMKG NTB: Cuaca Ekstrem, RSUD H Moh Ruslan Siapkan Layanan 24 Jam

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:02 WIB

HGN 2026 di Lumajang, 46 Ahli Gizi Turun ke Sekolah Perkuat Literasi Gizi Pelajar

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:59 WIB

Layanan RSUD Sanggau Makin Lengkap Usai Rampungnya Tiga Sarana Strategis

Jumat, 16 Januari 2026 - 23:43 WIB

Dari RS Jiwa ke Layanan Terpadu, Transformasi RS Menur Tuai Apresiasi Anggota DPD RI Lia Istifhama

Berita Terbaru