RS Rujukan Kalbar Penuhi Standar KRIS Kemenkes

Kamis, 29 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalbar Ria Norsan meresmikan Gedung KRIS RSUD dr. Soedarso Pontianak, Rabu (28/1/2026). (Foto Dok Ho/Ded-RadarBangsa.co.id)

Gubernur Kalbar Ria Norsan meresmikan Gedung KRIS RSUD dr. Soedarso Pontianak, Rabu (28/1/2026). (Foto Dok Ho/Ded-RadarBangsa.co.id)

PONTIANAK, RadarBangsa.co.id — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meresmikan Gedung Rawat Inap Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) RSUD dr. Soedarso Pontianak, Rabu (28/1/2026). Peresmian ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan publik, khususnya bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Gedung baru tersebut dibangun untuk menjawab lonjakan kunjungan pasien yang terus meningkat setiap tahun, sekaligus menyesuaikan layanan rumah sakit dengan standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes). RSUD dr. Soedarso merupakan rumah sakit rujukan utama di Kalimantan Barat, terutama bagi warga Pontianak dan sekitarnya.

Gubernur Ria Norsan menegaskan, kehadiran fasilitas baru ini diharapkan memberi lebih banyak pilihan layanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan bertambahnya kapasitas dan kualitas rumah sakit, warga tidak bergantung pada satu fasilitas kesehatan saja.

“Dengan banyaknya rumah sakit dan peningkatan layanan, masyarakat Kalbar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, baik di rumah sakit pemerintah maupun swasta,” ujar Norsan saat peresmian.

Direktur RSUD dr. Soedarso Pontianak, Hary Agung Tjahyadi, menjelaskan pembangunan gedung KRIS memiliki dua tujuan utama. Pertama, menambah daya tampung kamar rawat inap yang kerap tidak sebanding dengan jumlah pasien. Kedua, memastikan seluruh layanan rawat inap memenuhi regulasi pemerintah.

“Sesuai ketentuan Kemenkes, kamar rawat inap standar memiliki 12 kriteria, termasuk maksimal empat tempat tidur per kamar. Gedung ini telah disesuaikan sepenuhnya dengan standar tersebut,” kata Hary.

Ia berharap, tambahan kapasitas ini dapat mempercepat alur pelayanan pasien, terutama rujukan dari fasilitas kesehatan lain dan Instalasi Gawat Darurat (IGD). “Dengan daya tampung yang lebih memadai, waktu tunggu pasien bisa ditekan,” pungkasnya.

Penulis : Dedy

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Berita Terbaru