RSUD Ruslan Dorong Mahasiswa Jadi Volunteer Emergency dan Duta Wisata Medis

Minggu, 16 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim PSC 119 MEMS RSUD H. Moh. Ruslan memberikan edukasi dan simulasi Bantuan Hidup Dasar kepada mahasiswa Inkes Yarsi Mataram di Aula Ibnu Sina Inkes Yarsi Mataram, Sabtu (15/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Tim PSC 119 MEMS RSUD H. Moh. Ruslan memberikan edukasi dan simulasi Bantuan Hidup Dasar kepada mahasiswa Inkes Yarsi Mataram di Aula Ibnu Sina Inkes Yarsi Mataram, Sabtu (15/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram mendorong mahasiswa memiliki peran lebih luas dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Upaya tersebut dilakukan melalui edukasi dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi ribuan mahasiswa baru Institut Kesehatan Yarsi (Inkes Yarsi) Mataram, Sabtu (15/8/2026).

Pelatihan yang digelar di Aula Ibnu Sina Inkes Yarsi Mataram itu tidak hanya berfokus pada pemahaman teori. Tim PSC 119 MEMS RSUD H. Moh. Ruslan juga membekali mahasiswa dengan keterampilan dasar yang dapat digunakan ketika menemukan korban mengalami henti jantung maupun henti napas.

Direktur Utama RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, Sp.OG, Subsp F.E.R, M.Kes., M.Sc., mengatakan pembekalan tersebut diharapkan membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengambil peran sebagai volunteer emergency sekaligus duta wisata medis.

“Pelatihan mahasiswa yang nantinya bisa menjadi volunteer emergency dan duta wisata medis,” ujar dr. Hj. NK Eka Nurhayati.

Materi yang diberikan mencakup konsep dasar pertolongan pertama, pengenalan kondisi kegawatdaruratan, serta tahapan BHD sesuai prosedur. Mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai tindakan awal yang perlu dilakukan sebelum korban memperoleh penanganan lebih lanjut dari tenaga medis.

Dalam sesi praktik, mahasiswa mengikuti simulasi BHD secara langsung. Tahapannya meliputi memastikan keamanan lokasi, mengecek respons korban, meminta bantuan, memeriksa kondisi korban, hingga melakukan resusitasi jantung paru (RJP/CPR).

Pembekalan tersebut diarahkan agar mahasiswa tidak hanya mengetahui teori, tetapi mampu mengenali situasi darurat dan memahami langkah awal yang tepat. Pengetahuan tersebut menjadi bekal dasar untuk memberikan respons ketika berada di tengah masyarakat dan menghadapi kondisi kegawatdaruratan.

Dorongan membentuk volunteer emergency juga menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi kesehatan kepada generasi muda. Mahasiswa diharapkan dapat menerapkan keterampilan yang diperoleh sesuai kompetensi dan prosedur selama pelatihan.

RSUD H. Moh. Ruslan juga mengaitkan pembekalan mahasiswa dengan pengembangan peran duta wisata medis. Mahasiswa diharapkan dapat membantu memperkenalkan informasi mengenai layanan kesehatan yang tersedia di Kota Mataram kepada masyarakat maupun wisatawan.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan. PSC 119 MEMS RSUD H. Moh. Ruslan memperluas edukasi kesehatan melalui lingkungan pendidikan dengan menyasar generasi muda.

Semakin banyak masyarakat yang memahami dasar pertolongan pertama, semakin luas pula kemampuan respons awal terhadap kondisi kegawatdaruratan. Mahasiswa yang mengikuti pelatihan diharapkan dapat membawa pengetahuan tersebut ke lingkungan sosial masing-masing.

Melalui kegiatan ini, RSUD H. Moh. Ruslan menempatkan edukasi BHD sebagai bagian dari pembekalan keterampilan mahasiswa. Program tersebut juga diarahkan untuk membuka ruang kontribusi generasi muda melalui peran volunteer emergency dan duta wisata medis di Kota Mataram.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Berita Terbaru