Runtuhnya Mushala Pesantren Al Khoziny, Lia Istifhama Sebut Kepedulian Khofifah Bikin Haru

- Redaksi

Rabu, 1 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Musibah runtuhnya bangunan mushala lantai tiga Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Senin (29/9/2025), menyisakan duka mendalam. Ratusan santri yang tengah melaksanakan salat Asar berjemaah mendadak panik ketika bangunan ambrol. Hingga Selasa malam, proses evakuasi masih berlangsung karena sejumlah santri diduga tertimbun reruntuhan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung ke lokasi untuk memastikan penanganan berjalan maksimal. Ia menegaskan, upaya evakuasi tidak akan berhenti hingga seluruh korban ditemukan.

“BPBD Jatim dan Sidoarjo bersama Basarnas, TNI-Polri, serta relawan lintas organisasi terus melakukan evakuasi tanpa henti. Kami pastikan semua korban terselamatkan, tidak ada yang tertinggal,” kata Khofifah di lokasi, Selasa (30/9).

Khofifah menjelaskan, alat berat disiagakan meski penggunaannya masih terbatas karena kondisi reruntuhan belum memungkinkan. Sementara itu, tim gabungan tetap melakukan penyisiran manual, bahkan menyalurkan oksigen dan air ke titik-titik yang diduga masih ada korban.

“Layanan tetap diberikan apabila ada korban yang masih bisa berkomunikasi di bawah puing, termasuk monitor peralatan untuk mendeteksi tanda kehidupan,” ujarnya.

Puluhan ambulans disiagakan di sekitar pondok. Lima rumah sakit rujukan RSI Siti Hajar, RSUD dr. R. Tjokronegoro Notopuro, RS Delta Surya, RS Sheila Medika, dan RSUD Sidoarjo disiapkan untuk menampung korban luka maupun meninggal.

Selain itu, Pemprov Jatim bersama pengasuh pondok membuka Crisis Center di lokasi untuk menampung pertanyaan wali santri yang cemas menanti kabar anak mereka. “Crisis center ini dikelola lintas instansi bersama pengasuh pondok agar komunikasi dengan wali santri terfasilitasi,” jelas Khofifah.

Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak dan Sekdaprov Adhy Karyono juga hadir mendampingi Khofifah. Kekompakan tersebut mendapat apresiasi dari banyak pihak, termasuk anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama.

“Gerak cepat dan kompak dari Gubernur, Wagub, Sekdaprov, dan jajaran Pemprov Jatim menunjukkan kepedulian tinggi. Kita semua berharap evakuasi segera tuntas, korban selamat mendapat perawatan terbaik, dan lekas pulih,” ujar Lia di sela dialog kebangsaan di Senayan, Jakarta.

Lia yang akrab disapa Ning Lia itu mengaku merasakan duka mendalam, terlebih laporan hingga dini hari 1 Oktober menyebut tiga santri meninggal, puluhan luka-luka, dan 38 lainnya diduga masih tertimbun.

“Sebagai seorang ibu dengan anak di pesantren, saya bisa merasakan pedihnya kabar ini. Santri adalah pencari ilmu, cahaya kehidupan. Maka musibah ini bukan hanya duka wali santri, melainkan duka kita semua,” ucapnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen
Pelayanan Publik Asahan Disorot, DPR RI dan Ombudsman Turun Tangan
Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Dipercepat
Gubernur Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Lebih Cepat
Sertifikasi Halal IKM Blitar Disorot, Pelaku Usaha Didorong Segera Urus
16 Sapi Terjangkit Cacing di Blitar Disorot, Jelang Idul Adha Warga Diminta Waspada
Layanan Vaksin Internasional RSUD Grati Pasuruan Dibuka, Jamaah Haji Tak Perlu ke Kota Besar
Dukcapil Bangkalan Disorot Nasional, Perekaman KTP-el Tembus 100 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:03 WIB

Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:30 WIB

Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Dipercepat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:54 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Lebih Cepat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:41 WIB

Sertifikasi Halal IKM Blitar Disorot, Pelaku Usaha Didorong Segera Urus

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:28 WIB

16 Sapi Terjangkit Cacing di Blitar Disorot, Jelang Idul Adha Warga Diminta Waspada

Berita Terbaru