NGAWI, RadarBangsa.co.id – Pembangunan saluran air di Dusun Poncol, RT 01 RW 04, Desa Cangakan, Kecamatan Ngawi, menjadi salah satu proyek infrastruktur prioritas yang selesai lebih awal pada 2025. Program yang dibiayai melalui Anggaran Dana Desa (ADD) sebesar Rp115.100.000 itu dipandang warga sebagai kebutuhan mendesak untuk melindungi jalur transportasi harian dari ancaman erosi dan genangan air.
Saluran sepanjang 146 meter dengan volume pekerjaan 79,60 m³ ini berfungsi mengatur kembali arus air yang sebelumnya mengalir bebas dan merusak badan jalan. Kondisi tersebut kerap menimbulkan kekhawatiran warga, terutama saat musim hujan ketika tanah mudah tergerus, menimbulkan lubang, dan membuat akses semakin berbahaya.
Kepala Desa Cangakan, Riyanto, menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi langsung dari prioritas pembangunan yang diputuskan dalam Musyawarah Desa 2025. “Kami ingin memastikan setiap rupiah dari Dana Desa kembali dalam bentuk manfaat nyata. Saluran air ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi bentuk perlindungan jangka panjang terhadap aset lingkungan dan kenyamanan warga,” ujarnya.
Riyanto juga menambahkan bahwa keberadaan saluran air yang tertata akan menekan biaya pemeliharaan jalan di masa mendatang. “Jika aliran air terkendali, jalan akan lebih awet. Ini investasi yang mengurangi risiko kerusakan besar sekaligus menjaga mobilitas masyarakat,” katanya.
Sejumlah warga Poncol menyambut baik rampungnya pembangunan ini. Mereka menilai infrastruktur baru tersebut membuat lingkungan lebih aman dan bersih, serta membantu memperlancar aktivitas sehari-hari, mulai dari distribusi hasil pertanian hingga akses anak sekolah.
Pemerintah Desa Cangakan berharap saluran air ini menjadi contoh pemanfaatan Dana Desa yang tepat sasaran partisipatif, transparan, dan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
Penulis : En
Editor : Zainul Arifin









