Santri Mandiri Tebar Buku, Dorong Budaya Literasi di Pesantren Lamongan

Rabu, 20 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah santri di Pondok Pesantren Hidayatul Ummah Pringgoboyo, Lamongan, antusias membaca buku bantuan yang dibagikan Asosiasi Santri Mandiri bersama TBM RKD Pangean dan Alfalfa Course. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Sejumlah santri di Pondok Pesantren Hidayatul Ummah Pringgoboyo, Lamongan, antusias membaca buku bantuan yang dibagikan Asosiasi Santri Mandiri bersama TBM RKD Pangean dan Alfalfa Course. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Membangun budaya literasi di kalangan pelajar dan santri tak cukup hanya mengandalkan gawai dan teknologi. Asosiasi Santri Mandiri bersama Taman Baca Masyarakat (TBM) RKD Pangean serta Alfalfa Course hadir dengan langkah nyata: menyalurkan buku gratis ke sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Lamongan. Salah satunya adalah Pondok Pesantren Hidayatul Ummah Pringgoboyo, Kecamatan Maduran.

Program bertajuk “Santri Peduli Literasi” itu dirancang untuk memperluas akses bacaan bagi anak-anak dan santri di wilayah dengan keterbatasan koleksi perpustakaan. Buku yang disalurkan meliputi pelajaran sekolah, cerita anak bergambar, hingga pengetahuan umum.

“Kami ingin anak-anak memiliki peluang lebih besar untuk membaca, memahami banyak hal, dan berani bercita-cita tinggi. Karena buku adalah jendela dunia,” ujar Ahmad Jibril, Ketua Asosiasi Santri Mandiri, Rabu (20/8/2025).

Di tengah derasnya arus teknologi, Gus Jibril menegaskan, berbagi buku adalah cara sederhana yang masih relevan untuk menyalakan minat belajar.
“Dari halaman-halaman buku yang digenggam para santri, kita melihat harapan baru. Buku tidak hanya membawa pengetahuan, tapi juga mimpi yang akan mengantarkan mereka pada masa depan lebih cerah,” ungkapnya.

Tak berhenti di acara simbolis, Asosiasi Santri Mandiri merancang kegiatan ini sebagai agenda rutin di sekolah dan pesantren mitra. Selain membagikan buku, program juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas tenaga pendidik.

“Program ini tidak sekadar tentang fisik buku. Kami juga akan mengadakan pelatihan metode pengajaran bagi guru, agar manfaat literasi lebih terasa,” jelas Gus Jibril.

Dukungan positif datang dari pesantren penerima bantuan. Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Ummah Pringgoboyo, Gus Abdullah Masrur, menilai gerakan literasi ini tepat sasaran.

“Koleksi perpustakaan kami terbatas, sehingga tambahan buku ini sangat berharga. Bukan hanya menambah jumlah, tapi juga menambah semangat belajar anak-anak,” katanya.

Ia menambahkan, sinergi komunitas literasi dengan pesantren memberi warna baru dalam membangun kualitas pendidikan santri. “Kami sangat mengapresiasi langkah Asosiasi Santri Mandiri yang peduli pada dunia literasi,” ucap Gus Abdullah.

Gerakan “Santri Peduli Literasi” menjadi bukti bahwa budaya membaca bisa tumbuh dengan gotong royong. Kolaborasi antara komunitas, pesantren, dan pegiat pendidikan diharapkan mampu memperkuat karakter santri di era modern.

“Santri yang literat adalah santri yang mandiri. Dengan ilmu pengetahuan, mereka bisa berkontribusi lebih untuk bangsa,” tutup Gus Jibril.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bukan Sekadar Tempat Baca, Wabup Bangkalan Ingin Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Pelajar
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:51

Bukan Sekadar Tempat Baca, Wabup Bangkalan Ingin Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Pelajar

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Berita Terbaru