Satgas PAD Bangkalan Sidak Rumah Makan, Pajak 10 Persen Jadi Sorotan

Senin, 20 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Bangkalan Moh Fauzan Ja'far memimpin sidak Satgas PAD ke sejumlah rumah makan dan warung di Bangkalan pada triwulan pertama 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Bangkalan Moh Fauzan Ja'far memimpin sidak Satgas PAD ke sejumlah rumah makan dan warung di Bangkalan pada triwulan pertama 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Satuan Tugas Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (Satgas PAD) Kabupaten Bangkalan kembali turun ke lapangan dengan menyasar rumah makan dan warung pada triwulan pertama 2026. Sidak yang dipimpin langsung Wakil Bupati Moh Fauzan Ja’far itu dilakukan untuk menguji kepatuhan wajib pajak sekaligus menutup potensi kebocoran pendapatan daerah.

Langkah ini menjadi penting karena pajak restoran dan rumah makan merupakan salah satu sumber pembiayaan daerah. Dana yang terkumpul berpengaruh pada kemampuan pemerintah membiayai layanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga program kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam inspeksi tersebut, tim mendatangi sejumlah usaha kuliner seperti Rumah Makan Amboina, Sinjai, Warung RI, dan beberapa lokasi lainnya yang masuk kategori wajib pajak daerah. Kunjungan ini merupakan sidak kedua setelah pemeriksaan serupa dilakukan pada akhir 2025.

“Hari ini kita melakukan sidak kembali untuk melihat sejauh mana kepatuhan wajib pajak. Ada beberapa catatan penting yang kami temukan di lapangan,” ujar Fauzan.

Salah satu temuan utama adalah masih adanya pelaku usaha yang belum menggunakan tapping box, yakni alat perekam transaksi yang disediakan pemerintah daerah. Padahal, perangkat tersebut dipasang untuk mencatat omzet secara transparan dan memudahkan pengawasan pajak.

Selain itu, tim juga menemukan setoran pajak yang dinilai belum sesuai dengan tingkat kunjungan konsumen. Sejumlah warung disebut membayar lebih rendah dibanding usaha lain yang telah tertib memakai sistem pencatatan digital.

“Kami melihat ada ketidaksesuaian antara jumlah pengunjung dengan pajak yang dibayarkan. Bahkan, warung yang tidak menggunakan tapping box justru membayar lebih kecil dibanding yang taat,” tegasnya.

Fauzan menegaskan, kewajiban pajak sebesar 10 persen dari omzet tetap harus dipenuhi sesuai aturan daerah. Jika pungutan itu tidak dibebankan ke konsumen, maka tanggung jawab penyetoran tetap berada di pihak pengusaha.

“Kalau tidak dipungut ke pembeli, maka itu menjadi tanggung jawab pelaku usaha untuk tetap menyetorkan 10 persen dari omzetnya,” jelasnya.

Pemkab Bangkalan, lanjut dia, masih mengedepankan pendekatan persuasif. Namun, bila peringatan tidak diindahkan setelah sidak berulang, pemerintah siap menempuh langkah tegas sesuai regulasi, termasuk membuka data kewajiban pajak kepada publik.

“Kalau setelah dua kali kami datang masih tidak dihiraukan, maka selain penegakan aturan, kami juga akan membuka data kewajiban pajak mereka ke publik,” tandasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru