Satlantas Polres Kendal Evaluasi Jalan Licin Akibat Proyek Urukan, 6 Pengendara Motor Kecelakaan

Senin, 25 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Unit Gakkum Satlantas Polres Kendal turun langsung melakukan evaluasi di lokasi rawan kecelakaan akibat jalan licin karena ceceran tanah proyek pengurukan lahan di Jalan Lingkar Kaliwungu, Desa Sumberejo, Kabupaten Kendal, Senin (25/5/2026).

Evaluasi dipimpin Kanit Gakkum Satlantas Polres Kendal, IPDA M Heru Ardiantoro, menyusul seringnya kecelakaan pengendara motor yang terjatuh akibat kondisi jalan berlumpur dan licin dari aktivitas proyek pengurukan.

“Hari ini saya melakukan evaluasi jalan karena seringnya kejadian laka di sekitar lokasi tersebut,” kata Heru saat ditemui di lokasi.

Dalam sebulan terakhir, sedikitnya enam kecelakaan terjadi di ruas jalan tersebut. Seluruh kecelakaan diduga dipicu tumpahan dan ceceran tanah dari truk pengangkut material proyek yang membuat badan jalan licin, terutama saat hujan turun.

Dalam evaluasi itu, petugas melakukan pengecekan serta pengukuran jalan yang terdampak ceceran tanah. Polisi juga memberikan imbauan kepada pengelola proyek agar rutin membersihkan tanah dan lumpur yang tercecer di badan jalan demi keselamatan pengguna jalan.

Dari hasil pengecekan, petugas menemukan proyek tersebut belum memiliki izin analisis dampak lalu lintas (andalalin). Satlantas Polres Kendal juga telah berkoordinasi dengan instansi pekerjaan umum terkait persoalan itu.

“Dari hasil pengecekan ditemukan izin andalalin belum ada dan sudah koordinasi dengan PU. Ternyata mereka sudah memberikan surat teguran terkait pekerjaannya,” imbuh Heru.

Surat teguran kepada PT Bukit Sawi Indo Permata dikeluarkan Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah dan DI Yogyakarta karena pelaksana proyek dinilai tidak memperhatikan faktor kebersihan dan keselamatan pengguna jalan.

Heru menegaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menghentikan sementara aktivitas proyek apabila teguran tersebut tidak diindahkan.

“Jika memang tidak bisa mengindahkan teguran yang sudah diberikan, kita akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menutup sementara kegiatan pekerjaan pengurukan,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ceceran tanah dan lumpur terlihat membentang hingga sekitar 700 meter dari lokasi proyek. Kondisi semakin berbahaya karena lokasi berada di jalur menurun dan tikungan, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengendara motor.

 

 

Penulis : Tim

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Jalan Sehat HUT RI ke-81 di Desa Puguh Berhadiah Motor Vario, Yoga Jadi Pemenang
Kopi Semawis Bersolek di Usia 22 Tahun, Siapkan Transformasi Besar Wisata Pecinan Semarang
Geger! Muncul Dugaan SPPT Atas Nama Mayang di Pantai Manis, Kades: Setahu Saya Itu Tanah Negara
Ribuan Warga Berebut Tahu Takwa di Depan Makam Auliya
Sidak Pengerukan Tanah di Boja-Kaliwungu, Sisca Meritania Minta Jalan Dibersihkan
Sidak TPA Ketua Komisi C DPRD Kendal Sisca Meritania Geram Alat Berat Tertimbun Sampah hingga Truk Mengular
‘Mbah E’ Diciduk Polisi di Kendal, Ini Kronologi Kasus Penipuan Berkedok Penggandaan Uang
Polisi Grebek Timbunan Solar Subsidi di Kendal, Diduga untuk Keuntungan Pribadi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:29

Jalan Sehat HUT RI ke-81 di Desa Puguh Berhadiah Motor Vario, Yoga Jadi Pemenang

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:58

Kopi Semawis Bersolek di Usia 22 Tahun, Siapkan Transformasi Besar Wisata Pecinan Semarang

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:31

Geger! Muncul Dugaan SPPT Atas Nama Mayang di Pantai Manis, Kades: Setahu Saya Itu Tanah Negara

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:49

Ribuan Warga Berebut Tahu Takwa di Depan Makam Auliya

Senin, 25 Mei 2026 - 12:23

Satlantas Polres Kendal Evaluasi Jalan Licin Akibat Proyek Urukan, 6 Pengendara Motor Kecelakaan

Berita Terbaru