Satu Jemaah Haji Asal Gunungkidul Wafat di Tanah Suci, 270 Jemaah Pulang Selamat

- Redaksi

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GUNUNGKIDUL, RadarBangsa.co.id – Satu jemaah haji asal Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dilaporkan wafat saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Jemaah atas nama Damiri meninggal dunia selama proses penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (Kasi PHU) Kemenag Gunungkidul, Taufik Ahmad Sholeh, saat acara penyambutan kepulangan jemaah haji Kloter 69 SOC yang digelar di Taman Budaya Gunungkidul (TBG), Kamis (3/7/2025).

“Kami bersyukur, sebagian besar jemaah haji Gunungkidul telah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. Dari total 273 jemaah yang terdaftar, tiga orang batal berangkat, sehingga hanya 270 yang diberangkatkan. Satu jemaah atas nama Mbah Damiri meninggal dunia di Tanah Suci,” ujarnya.

Taufik juga menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan dari masyarakat Gunungkidul selama pelaksanaan ibadah haji. Ia menuturkan, secara umum seluruh tahapan berjalan lancar meski sempat terjadi keterlambatan penerbangan.

“Kepulangan jemaah mengalami delay selama empat jam karena perawatan teknis pesawat. Seharusnya berangkat sesuai jadwal, namun penerbangan dari Madinah baru bisa dilaksanakan setelah perbaikan selesai,” jelasnya.

Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, hadir langsung menyambut para jemaah haji yang kembali ke tanah air. Ia mengungkapkan rasa bahagia atas kembalinya para tamu Allah ke kampung halaman.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima dengan penuh keikhlasan. Semoga menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi keluarga serta masyarakat,” tutur Joko.

Orang nomor dua di Bumi Handayani ini juga menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang dapat membentuk pribadi yang lebih sabar, disiplin, dan rendah hati.

“Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh selama di Tanah Suci bisa menjadi teladan. Bapak dan Ibu kini membawa amanah sebagai duta kebaikan di tengah masyarakat, menjaga kemabruran haji dengan mempererat ukhuwah dan menebarkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Paiman

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha
Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi
Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
May Day Asahan Memanas, Bupati Tegaskan Buruh Penopang Utama Ekonomi Daerah
NTB Resmikan Pusat Informasi Rinjani, Perkuat Status UNESCO Global Geopark

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:13 WIB

Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:50 WIB

Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:51 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Berita Terbaru