Sekolah Rakyat Bangkalan Dipercepat, Bupati Target Beroperasi Tahun 2027

Rabu, 29 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan Lukman Hakim memimpin rapat percepatan pembangunan Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai dibangun tahun ini dan beroperasi pada Tahun Ajaran 2027. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Bangkalan Lukman Hakim memimpin rapat percepatan pembangunan Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai dibangun tahun ini dan beroperasi pada Tahun Ajaran 2027. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Kaktol Barat, Kecamatan Geger. Program yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu itu ditargetkan mulai dibangun pada tahun ini dan siap digunakan pada Tahun Ajaran 2027.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, yang memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai rencana. Persiapan meliputi penyelesaian administrasi, legalitas lahan, kesiapan infrastruktur pendukung, hingga dukungan teknis pembangunan.

Lukman meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bersama para pemangku kepentingan bergerak cepat menyelesaikan seluruh persyaratan yang masih dibutuhkan. Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan program strategis untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu sehingga seluruh proses persiapannya harus dilakukan secara maksimal.

“Sekolah Rakyat merupakan program strategis untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat kurang mampu. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus bergerak cepat dan saling berkoordinasi agar setiap tahapan persiapan dapat diselesaikan tepat waktu,” tegas Lukman.

Ia menjelaskan percepatan pembangunan tidak hanya menyangkut proses konstruksi, tetapi juga penyelesaian berbagai dokumen pendukung yang menjadi syarat pelaksanaan program. Seluruh kebutuhan administrasi dan teknis harus dipenuhi agar pembangunan dapat dimulai sesuai target.

“Kami menginstruksikan percepatan penyelesaian dokumen kerja sama dengan Kementerian Sosial, sertifikasi lahan, penyusunan dokumen lingkungan, serta berbagai kebutuhan teknis lainnya agar proses pembangunan tidak mengalami hambatan,” ujarnya.

Lukman menambahkan kesiapan infrastruktur dasar juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Akses menuju lokasi pembangunan harus dipastikan memadai agar distribusi material dan pelaksanaan pekerjaan berlangsung lancar.

“Kesiapan infrastruktur pendukung seperti akses jalan, distribusi material, ketersediaan air bersih, jaringan listrik, hingga dukungan anggaran juga harus menjadi perhatian bersama sehingga pelaksanaan konstruksi dapat berjalan sesuai target,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa Kabupaten Bangkalan telah memperoleh rekomendasi dari Kementerian Sosial untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Pemerintah daerah juga terus mematangkan kesiapan jaringan listrik, penyediaan air bersih, serta dukungan infrastruktur lainnya sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program nasional tersebut.

Menurut Lukman, keberhasilan pembangunan Sekolah Rakyat sangat bergantung pada sinergi seluruh OPD dan pemangku kepentingan. Setiap perangkat daerah diminta menjalankan tugas sesuai kewenangannya dengan mengedepankan koordinasi lintas sektor.

“Sinergi seluruh organisasi perangkat daerah dan para pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan pembangunan Sekolah Rakyat. Setiap OPD harus menjalankan tugas sesuai kewenangannya dengan memperkuat koordinasi lintas sektor,” imbuhnya.

Pemkab Bangkalan optimistis pembangunan Sekolah Rakyat dapat direalisasikan sesuai jadwal sehingga siap dimanfaatkan pada Tahun Ajaran 2027. Program tersebut diharapkan mampu memperluas pemerataan akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bangkalan.

“Kami optimistis pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan sehingga pada Tahun Ajaran 2027 sekolah ini sudah dapat dimanfaatkan masyarakat. Kehadirannya diharapkan menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bangkalan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Berita Terbaru