Sidoarjo Bunyikan Alarm Narkoba, Bupati Subandi Soroti Wonoayu Zona Rawan

Senin, 6 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sidoarjo H. Subandi mengajak masyarakat menjadi garda terdepan memerangi narkoba saat peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2026 di Desa Wonokalang, Wonoayu, Minggu (5/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Sidoarjo H. Subandi mengajak masyarakat menjadi garda terdepan memerangi narkoba saat peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2026 di Desa Wonokalang, Wonoayu, Minggu (5/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Bupati Sidoarjo H. Subandi mengajak masyarakat mengambil peran aktif dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Seruan itu disampaikan menyusul masih tingginya ancaman narkoba, termasuk di Kecamatan Wonoayu yang disebut sebagai wilayah dengan angka kasus narkoba tertinggi kedua di Kabupaten Sidoarjo.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang dirangkai dengan Jalan Sehat Anti Narkoba dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Lapangan Desa Wonokalang, Kecamatan Wonoayu, Minggu (5/7/2026).

Menurut Subandi, perang melawan narkoba tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Upaya pencegahan hanya akan efektif apabila mendapat dukungan dari keluarga, lingkungan sekitar, hingga pemerintah daerah.

“Narkoba adalah musuh nyata yang mengancam masa depan bangsa. Pencegahannya tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Kita semua harus bergerak bersama melakukan pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” kata Subandi.

Ia menilai keluarga merupakan benteng pertama yang mampu melindungi anak-anak dan generasi muda dari pengaruh narkotika. Kepedulian warga di tingkat RT, RW, desa, hingga kecamatan juga dinilai menjadi faktor penting untuk mendeteksi potensi penyalahgunaan narkoba sejak dini.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo Kombes Pol. Gatot Soegeng Soesanto, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sidoarjo Fredik Suharto, Camat Wonoayu Anwar, Kepala Desa Wonokalang Sujarwoto, Kapolsek Wonoayu, Danramil Wonoayu, serta jajaran Forkopimka Wonoayu.

Dalam kesempatan itu, Subandi mengapresiasi kolaborasi BNN Kabupaten Sidoarjo dan Bakesbangpol Kabupaten Sidoarjo yang terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya menyampaikan apresiasi kepada BNN Kabupaten Sidoarjo dan Bakesbangpol atas sinerginya menyelenggarakan kegiatan ini. Ini adalah langkah nyata untuk melindungi masyarakat Sidoarjo dari ancaman narkoba,” ujarnya.

Subandi menegaskan jalan sehat yang diikuti ratusan warga bukan sekadar kegiatan olahraga bersama. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen masyarakat untuk menyatakan penolakan terhadap penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkuat kampanye hidup sehat.

Ia juga mengingatkan bahwa posisi Wonoayu sebagai wilayah dengan angka kasus narkoba tertinggi kedua di Kabupaten Sidoarjo harus menjadi perhatian bersama. Kondisi itu dinilai membutuhkan penguatan langkah pencegahan melalui deteksi dini, pengawasan keluarga, serta keterlibatan aktif masyarakat.

“Mari kita mulai dari keluarga, kemudian lingkungan, RT, RW hingga desa. Dengan semangat kebersamaan, saya yakin kita mampu melindungi generasi muda dan mewujudkan Sidoarjo yang aman, sehat, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru