Sinyal Baru, Harapan Baru: Nyadran Gunung 2025 Jadi Babak Baru Desa Sriwulan

Minggu, 14 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Suara gamelan berpadu dengan gegap gempita warga Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, Minggu (14/9/2025).

Di bawah rimbun pepohonan Kalikesek, ratusan warga berkumpul merayakan Nyadran Gunung 2025—tradisi adat yang telah turun-temurun—namun kali ini dengan sentuhan berbeda. Bersamaan dengan doa dan syukur kepada alam, desa wisata ini merayakan hadirnya sinyal mobile Telkomsel untuk pertama kalinya.

Mengusung tema “Budaya Lestari, Alam Asri, Masyarakat Harmoni,” Nyadran tahun ini tak hanya menjadi wujud pelestarian kearifan lokal, tetapi juga simbol kemajuan. Di tengah prosesi adat, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari hadir memberikan kabar gembira: blank spot yang selama ini membatasi warga kini resmi terhubung ke jaringan digital.

“Sejak 2022, Desa Sriwulan kami rintis sebagai desa wisata untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Potensi wisata Kalikesek luar biasa, namun kendala sinyal sering menjadi hambatan. Dengan aktivasi jaringan mobile, kini masyarakat bisa mempromosikan wisata dan UMKM lebih luas,” tutur Bupati Dyah disambut tepuk tangan meriah.

Kalikesek, yang dulu hanya dikenal dengan hijaunya hutan dan aneka kuliner pedesaan, kini siap menyapa dunia. Warga tak lagi harus berjalan jauh hanya untuk mencari sinyal, pelaku UMKM dapat memasarkan produk mereka secara daring, dan wisatawan semakin mudah menemukan daya tarik Sriwulan melalui ponsel mereka.

“Terima kasih kepada Telkomsel yang mendukung desa kami. Semoga ini menjadi langkah awal kemajuan tanpa melupakan akar budaya,” tambah Bupati.

Bagi masyarakat Sriwulan, kehadiran sinyal bukan sekadar soal koneksi internet, melainkan jembatan harapan. Nyadran Gunung 2025 menjadi bukti bahwa tradisi dan teknologi dapat berjalan seiring: menjaga alam dan budaya, sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih cerah.

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Homecare dan Wadul Gus’e Bawa Jember Raih CNN Indonesia Awards 2026
Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 20:34

Homecare dan Wadul Gus’e Bawa Jember Raih CNN Indonesia Awards 2026

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru