Siswi SMP Semarang Raih Gelar Puteri Persahabatan dalam Ajang Budaya Nasional

Selasa, 15 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Mewakili Jawa Tengah, Kathina Devi Khemajayanti berhasil meraih gelar Puteri Persahabatan dalam ajang nasional Putera Puteri Kebudayaan Remaja Indonesia 2025. {IST)

Mewakili Jawa Tengah, Kathina Devi Khemajayanti berhasil meraih gelar Puteri Persahabatan dalam ajang nasional Putera Puteri Kebudayaan Remaja Indonesia 2025. {IST)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Langkah seorang pelajar SMP dari Kota Semarang kembali membuktikan bahwa generasi muda Jawa Tengah memiliki kapasitas besar untuk tampil membanggakan di tingkat nasional. Kathina Devi Khemajayanti, siswi kelas 8 SMP Kesatrian 1 Semarang, berhasil menyabet gelar Puteri Persahabatan dalam ajang Putera Puteri Kebudayaan Remaja Indonesia 2025 yang digelar pada 27–28 Juni lalu di Ballroom Citra Gada Hotel Malyabhara, Yogyakarta.

Kathina, yang baru berusia 13 tahun, menjadi satu dari 36 finalis yang mewakili berbagai provinsi di Indonesia. Ajang ini merupakan program tahunan yang diselenggarakan oleh Yayasan Putera Puteri Kebudayaan Indonesia dengan dukungan dari Kementerian Kebudayaan RI. Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai tahapan penilaian, mulai dari unjuk bakat, catwalk busana tradisional, pidato advokasi, hingga sesi wawancara mendalam atau deep interview.

Gelar Puteri Persahabatan diberikan kepada peserta yang dinilai memiliki empati, kemampuan komunikasi, dan jiwa sosial tinggi terhadap sesama finalis maupun lingkungan sekitar. Kathina dianggap mampu menghadirkan nilai-nilai tersebut dengan karakter yang hangat dan pendekatan yang bersahaja.

Dalam sesi pidato advokasinya, Kathina menyampaikan pentingnya pelestarian budaya melalui peran aktif generasi muda, tidak hanya di panggung formal tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya ingin teman-teman muda mencintai budaya bukan karena kewajiban, tapi karena bangga menjadi bagian dari bangsa yang besar. Budaya itu bukan warisan kuno, tapi identitas yang hidup dalam keseharian,” ujar Kathina seusai malam grand final.

Prestasi ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Maldini, Regional Director Team Jateng 1 yang mendampingi Kathina selama proses seleksi nasional, menilai siswi asal Semarang itu sebagai sosok yang mampu membawa semangat kebudayaan dengan cara yang menyenangkan.

“Kathina adalah peserta yang sangat berkarakter. Ia tidak hanya tampil percaya diri, tetapi juga ramah, ringan tangan membantu teman-temannya, dan mampu menyampaikan pesan budaya secara alami. Ini adalah kualitas penting bagi duta kebudayaan masa depan,” tuturnya.

Kepala SMP Kesatrian 1 Semarang, Ning Mulyati , M.Pd., mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian anak didiknya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan bukti bahwa pendidikan karakter yang diterapkan di sekolah mampu mendorong siswa menjadi pribadi yang percaya diri dan berdampak positif.

“Kami selalu mendorong siswa untuk berani tampil, mengeksplorasi kemampuan, dan berkontribusi di luar sekolah. Kathina telah menjadi contoh bahwa pendidikan karakter yang kami tanamkan di sekolah bisa menghasilkan generasi muda yang unggul dan membanggakan,” kata Ning

Dari sisi pemerintah daerah, apresiasi juga datang dari Dinas Pendidikan Kota Semarang. Kepala Bidang Pembinaan SMP, Yunita Sari, S.Pd., M.Si., menyebut bahwa prestasi tersebut sejalan dengan upaya kota dalam membina siswa tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga aktif dalam pelestarian budaya.

“Kami berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya di Semarang maupun Jawa Tengah. Kita memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, dan tugas kita bersama untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya ini,” ujar Yunita.

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru