Suara Anak Perbatasan ‘Anak Negeri Nunjauh Diwilayah Perbatasan Tepatnya Desa Sungkung’ Kami Cinta Indonesia

- Redaksi

Selasa, 28 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKAYANG, RadarBangsa.co.id – Sungkung adalah nama sebuah daerah dan nama salah satu suku rumpun Dayak Bidayuh, daerah yang hingga kini masih terisolir dan terpencil, terletak di ujung batas Negara Indonesia yang berbatasan dengan Negara Malaysia, Desa Sungkung, Kecamatan Siding Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat.

Akses jalan yang masih belum memadai menjadi salah satu penyebab utama daerah Sungkung ini sangat susah untuk di jangkau, salah satu alternatif jalan yang harus dilalui adalah melewati Pegunungan dan Hutan Tua dari batas terakhir jalan poros yang sedang dibangun Negara saat ini yang baru sampai di daerah Badat/Kapot memerlukan waktu hampir 12 Jam untuk sampai ke daerah Sungkung.

Pada tanggal 21 – 22 Desember 2021, KJBN ( Komunitas Jaga Batas Negara ) , MPPI ( Masyarakat Peduli Perbatasan Indonesia ) dan Pemuda Pemudi Sungkung melakukan Sosialisasi antisipasi Covid 19, membagikan Masker, Vitamin dan menyerahkan peralatan Olahraga kepada Warga Masyarakat Sungkung di lapangan Volli dusun Senebeh I Desa Sungkung I.

M Ahmat ketua Tim mengatakan ” Kami datang ke Sungkung untuk menjalin Silaturahmi dengan warga masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat Sungkung agar dapat melihat secara langsung bagaimana kehidupan teman-teman disini, meskipun dalam kondisi terisolir dari dunia luar namun semangat Kebangsaan tak pernah luput dari setiap jiwa masyarakat, ini yang membuat kami Kagum”.

“Mereka tak pernah menyerah akan hidup, selalu berusaha menembus batasan-batasan yang ada, salah satu yang paling nyata adalah meskipun tidak ada jalan yang memadai mereka tetap dapat menjalankan hidup selama berpuluh-puluh tahun disini” ujar M Ahmat.

Koyos salah seorang Tokoh Muda di Sungkung ” Saya mewakili Pemuda-Pemudi di Sungkung ini sangat senang dengan kehadiran teman-teman, walau medan sangat berat mereka mau hadir disini, melihat kehidupan kami, ini lah kami orang-orang perbatasan yang sangat mencintai Negara Indonesia, kami setia sampai akhir hayat walaupun perhatian pemerintah disini kami rasa sangat kurang”.

Ujar Koyos dengan rasa sedih penuh harap “Kami mendambakan jalan yang layak dilalui motor saja, agar harga barang tidak menjadi mahal, sekarang harga sekeping paracetamol saja bisa sampai Rp. 20.000, semen harganya Rp. 350.000 – Rp. 400.000 tergantung mereknya, kami untuk mengeluarkan sahang/lada harus pakai ojek motor perkilo ongkosnya Rp. 6.000″.

Pak Bales kepala adat setempat berkata ” Selamat datang kawan-kawan di Sungkung, jangan lupa ya setiap bulan enam kami mengadakan acara adat Nyobeng sebagai ungkapan syukur kami kepada Tuhan yang telah memberi kami hidup dan kehidupan, harus datang kembali kesini ya, ajak teman ramai-ramai “.

Lainnya:

Berita Terkait

Menaker Alarm Bahaya Global, Buruh dan Pengusaha Diminta Bersatu
Judi Online dan Konten Vulgar Kian Masif, DPD RI Lia Istifhama Desak RUU Penyiaran Segera Disahkan
Polemik Guru Dipecat Makin Panas, Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Warning Marwah Guru Jangan Dihancurkan Birokrasi
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen Tertinggi Se-Jawa, Khofifah Ungkap Mesin Penggerak di Tengah Krisis Global
Sekolah Rakyat di Bangkalan Diserbu 600 Pendaftar, Bupati Lukman Hakim Desak Pembangunan Dipercepat
Lia Istifhama Soroti Peran Strategis Polteksi, Lulusan Tembus Jepang-Korea dan Siap Hadapi Industri 5.0
Pasar EV Melonjak Tajam, Kemnaker Siapkan SDM Green Jobs untuk Tangkap Peluang Kerja Baru
Kemnaker Gandeng Wadhwani dan Indosat, Percepat SDM Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:33 WIB

Judi Online dan Konten Vulgar Kian Masif, DPD RI Lia Istifhama Desak RUU Penyiaran Segera Disahkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:33 WIB

Polemik Guru Dipecat Makin Panas, Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Warning Marwah Guru Jangan Dihancurkan Birokrasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:26 WIB

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen Tertinggi Se-Jawa, Khofifah Ungkap Mesin Penggerak di Tengah Krisis Global

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:02 WIB

Sekolah Rakyat di Bangkalan Diserbu 600 Pendaftar, Bupati Lukman Hakim Desak Pembangunan Dipercepat

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:31 WIB

Lia Istifhama Soroti Peran Strategis Polteksi, Lulusan Tembus Jepang-Korea dan Siap Hadapi Industri 5.0

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi menyerahkan surat rekomendasi HKI kepada pelaku UMKM saat program Bunga Desa di Balai Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meresmikan rumah pompa dan sumur bor bantuan Kementan di Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB

Sekda Kabupaten Malang bersama Ketua DWP saat pembinaan organisasi di DPMPTSP, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sekda Malang Dorong Dharma Wanita Perkuat SDM dan Pelayanan

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:02 WIB

Bupati Malang Sanusi saat meninjau pelayanan dan fasilitas RSUD Kanjuruhan Kepanjen, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Bupati Malang Sidak RSUD Kanjuruhan, Antrean Obat Jadi Sorotan

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:54 WIB