MALANG, RadarBangsa.co.id – Bupati Malang, M. Sanusi, kembali menjadi sorotan publik setelah memimpin kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid Baitut Taqwa, Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading, Minggu (10/5/2026) pagi. Kegiatan rutin ini tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada aparatur sipil negara (ASN) berprestasi.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Malang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar yang juga Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Malang.
Acara Suling kali ini terasa berbeda karena diwarnai apresiasi terhadap ASN yang sukses menorehkan prestasi pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026.
Empat ASN yang mendapat penghargaan antara lain Firdausi Nuzula, S.P.W.K. (Terbaik I Tilawah Al Quran), Andika Bramantara, S.Pd.I, M.Pd (Terbaik II Khutbah Jumat), Dr. Aini Rizqoh, M.Pd (Terbaik II Cipta dan Baca Puisi Islami), serta Syahidah, S.Pd (Terbaik III Khath Al-Quran).
Menariknya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an pada awal acara juga dibawakan oleh Firdausi Nuzula, ASN Pemkab Malang dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, yang baru saja menorehkan prestasi di ajang MTQ KORPRI Jawa Timur.
Bupati Sanusi menyebut kegiatan Suling menjadi bagian dari program “Malang Makmur” yang menekankan penguatan nilai religius dalam kehidupan masyarakat dan birokrasi.
“Program ini bagian dari upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan agar wilayah dan lingkungan masing-masing menjadi lebih makmur,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menegaskan bahwa Subuh Keliling telah berjalan selama lima tahun sebagai program bersama Pemkab Malang dan Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Malang. Ia bahkan mendorong konsep serupa diterapkan di sekolah melalui kegiatan salat berjamaah.
Selain agenda religius, Sanusi juga memaparkan progres pembangunan daerah mulai dari peningkatan infrastruktur jalan Gondanglegi–Balekambang, pembangunan Sekolah Rakyat di Bantur, hingga pengembangan SMA Taruna Nusantara.
“Terima kasih kepada masyarakat Ampelgading yang telah menjaga kerukunan dan toleransi. Ini menjadi kekuatan sosial yang harus terus dijaga,” katanya.
Kegiatan Suling juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial dari berbagai pihak, termasuk Baznas Kabupaten Malang, Bank Jatim Cabang Kepanjen, Perumda Tirta Kanjuruhan, dan HKTI. Total puluhan paket bantuan disalurkan kepada marbot dan masyarakat sekitar masjid.
Selain itu, Pemkab Malang juga menghadirkan layanan publik langsung seperti administrasi kependudukan, perizinan, hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.
Langkah ini dinilai memperkuat kedekatan pemerintah dengan masyarakat, sekaligus memastikan pelayanan publik hadir hingga ke tingkat desa.
Di akhir kegiatan, Bupati Malang menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga penguatan nilai spiritual dan sosial masyarakat.
“Jika kita istiqomah dalam kebaikan, insya Allah kita dijauhkan dari segala mara bahaya dan selalu dalam lindungan Allah,” pungkasnya.
Lainnya:
- Ribuan Inovasi BRIN Mulai Digerakkan, Khofifah Tancap Gas Hilirisasi
- Riset BRIN Masuk Jatim, Khofifah Dorong Inovasi Jadi Solusi Publik
- Pesan Keras Sekda Malang di Hari Lansia: Hormat pada Orang Tua Jadi Ukuran Bangsa
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








