Sungai Meluap, Permukiman Warga di Probolinggo Terdampak Banjir Bandang

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto meninjau aliran sungai di Kecamatan Krejengan pascabanjir, Rabu (21/1/2026). (Foto Dok Ho/Nan - RadarBangsa.co.id)

Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto meninjau aliran sungai di Kecamatan Krejengan pascabanjir, Rabu (21/1/2026). (Foto Dok Ho/Nan - RadarBangsa.co.id)

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Banjir bandang kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Rabu malam (21/1/2026). Tingginya intensitas curah hujan di kawasan hulu dan hilir sungai memicu luapan air yang merendam permukiman warga, fasilitas umum, hingga lembaga pendidikan keagamaan di beberapa kecamatan.

Data sementara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mencatat, wilayah terdampak meliputi Dusun Sumberbanger Desa Opo-opo dan Dusun Krajan II Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan; Dusun Patemon, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan; serta Dusun Poreng Desa Sidomulyo, Kecamatan Kotaanyar. Genangan air dengan arus cukup deras menyebabkan aktivitas warga terganggu dan sebagian akses lingkungan lumpuh.

Di Kecamatan Krejengan, genangan air terjadi di kawasan permukiman yang berdekatan langsung dengan aliran sungai. Sementara di Dusun Patemon, Kelurahan Sidomukti, ketinggian air dilaporkan bervariasi antara setinggi betis hingga paha orang dewasa. Sejumlah warga memilih bertahan di rumah sambil mengamankan barang berharga, sementara aparat setempat bersiaga untuk evakuasi jika kondisi memburuk.

Merespons cepat kejadian tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta unsur Forkopimka turun langsung ke lokasi terdampak. Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga, melakukan asesmen penyebab banjir, serta menyiapkan langkah penanganan darurat.

“Saya bersama tim dari OPD, khususnya BPBD, mengecek langsung kondisi di lapangan. Dari hasil pemantauan, terdapat beberapa titik yang menjadi penyebab terjadinya banjir, termasuk pendangkalan sungai dan penyempitan alur air,” ujar Ugas Irwanto di sela-sela peninjauan.

Ugas menegaskan pentingnya menjaga fungsi sungai sebagai saluran utama pengendali banjir. Menurutnya, bahu sungai harus memiliki ruang yang cukup dan bebas dari bangunan maupun hambatan lain yang berpotensi mengganggu aliran air, terutama saat musim hujan dengan curah tinggi.

“Beberapa titik sungai mengalami pendangkalan dan akan segera kami tindak lanjuti melalui normalisasi. Untuk penanganan darurat, warga terdampak sementara belum bisa memasak, sehingga kami siapkan bantuan nasi bungkus. Mulai besok pagi, dapur umum akan diterjunkan untuk melayani kebutuhan warga,” tegasnya.

Pemkab Probolinggo menyatakan komitmennya menjadikan setiap kejadian bencana sebagai bahan evaluasi, khususnya dalam upaya mitigasi banjir yang kerap berulang setiap musim hujan. Hingga Kamis (22/1/2026), tim gabungan BPBD, OPD terkait, dan Forkopimka masih melakukan pemantauan intensif, pendataan dampak, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi.

Masyarakat di wilayah rawan banjir diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih diprakirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Khofifah Resmikan RSBL Pasuruan–Kediri, Layanan Rehabilitasi ODGJ Jatim Diperkuat
Pasar Banyuwangi Berkonsep Modern, Siap Dongkrak Wisata Kota
Durian Merah Banyuwangi Resmi Berstatus Indikasi Geografis, Pertama di Indonesia
HGN 2026 di Lumajang, 46 Ahli Gizi Turun ke Sekolah Perkuat Literasi Gizi Pelajar
Diskop UKM Perindag Pasuruan Tampung Aspirasi Pedagang Pasar Wisata Cheng Hoo
Smart Farming Dorong Agrowisata Melon Golden Kinanti di Pasuruan
Bupati Bangkalan Ajak ASN Implementasikan Hikmah Isra Mi’raj
Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan demi Mutu Layanan Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:06 WIB

Khofifah Resmikan RSBL Pasuruan–Kediri, Layanan Rehabilitasi ODGJ Jatim Diperkuat

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:22 WIB

Pasar Banyuwangi Berkonsep Modern, Siap Dongkrak Wisata Kota

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:12 WIB

Durian Merah Banyuwangi Resmi Berstatus Indikasi Geografis, Pertama di Indonesia

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:02 WIB

HGN 2026 di Lumajang, 46 Ahli Gizi Turun ke Sekolah Perkuat Literasi Gizi Pelajar

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:52 WIB

Sungai Meluap, Permukiman Warga di Probolinggo Terdampak Banjir Bandang

Berita Terbaru

Peninjauan pembangunan Pasar Banyuwangi dan Asrama Inggrisan yang telah mencapai 90 persen, Rabu (21/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul- RadarBangsa.co.id)

Ekonomi

Pasar Banyuwangi Berkonsep Modern, Siap Dongkrak Wisata Kota

Kamis, 22 Jan 2026 - 09:22 WIB