Tahun Baru Islam 1447 H, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Refleksi Diri Lewat Doa dan Dzikir

- Redaksi

Jumat, 27 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah memimpin doa bersama ribuan jemaah menyambut Tahun Baru Islam 1447 H di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, 26 Juni 2025.|  Dok. Humas Adpim Jatim/Radar Bangsa

Gubernur Khofifah memimpin doa bersama ribuan jemaah menyambut Tahun Baru Islam 1447 H di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, 26 Juni 2025.| Dok. Humas Adpim Jatim/Radar Bangsa

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk memaknai Tahun Baru 1447 Hijriah dengan penuh optimisme dan tekad menjadi pribadi yang lebih baik, baik sebagai individu maupun sebagai warga bangsa.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri acara *Dzikir, Sholawat, dan Doa Bersama* dalam rangka menyambut Tahun Baru 1447 Hijriah dan menutup Tahun 1446 Hijriah, yang digelar di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Kamis (26/6) malam.

“Tahun baru ini juga menjadi momentum untuk refleksi diri, introspeksi, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” tegas Gubernur Khofifah.

Ia menjelaskan, peringatan Tahun Baru Hijriah merujuk pada hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah yang menjadi dasar penanggalan dalam kalender Hijriah.

“Peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW mengajarkan semangat perubahan, keberanian meninggalkan yang buruk menuju yang baik, dan perjuangan untuk kebaikan,” imbuh Khofifah.

Menurutnya, Tahun Baru Islam mengingatkan umat Muslim untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta memperkuat ibadah baik yang berkaitan dengan *hablum minallah* (hubungan dengan Allah) maupun *hablum minannas* (hubungan antarsesama).

“Makna hijrah itu sangat luas. Tidak hanya sebagai pribadi, tetapi juga sebagai makhluk sosial dan warga bangsa Indonesia,” tegas Khofifah.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan dan persaudaraan antarmanusia, serta menjadikan Tahun Baru sebagai ajang refleksi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik dengan meningkatkan kinerja dan produktivitas.

“Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa barang siapa hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka ia termasuk orang yang beruntung. Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia termasuk orang yang merugi,” ujarnya.

“Mari kita sambut Tahun Baru Islam ini dengan penuh optimisme dan semangat untuk menjadi lebih baik dalam iman, takwa, serta kualitas diri,” pungkasnya.

Dalam kegiatan Dzikir, Sholawat, dan Doa Bersama ini, hadir pula Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A., yang memberikan tausiyah.

Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan satu nasihat bahwa segala sesuatu di dunia ini pasti akan berlalu. Baik kesedihan maupun kebahagiaan yang dirasakan saat ini akan berganti seiring berjalannya waktu.

“Oleh sebab itu, kita harus meyakini bahwa semua yang terjadi adalah kehendak Allah SWT, dan semua akan berlalu,” tuturnya.

Nasihat tersebut, lanjutnya, mengajarkan agar setiap orang mampu mengontrol diri baik di saat bahagia maupun duka, karena hakikatnya semua yang ada di dunia ini bersifat sementara.

Pembacaan dzikir dan doa akhir Tahun 1446 Hijriah serta awal Tahun 1447 Hijriah dipimpin oleh Imam Besar Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, KH. Abdul Hamid Abdullah, S.H., M.Si., bersama Gus Hafidz, pimpinan Majelis Sholawat Subbanul Muslimin.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Timur, Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Kepala BIN Daerah Jatim, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim, para Asisten Sekda Provinsi Jawa Timur, Staf Ahli Gubernur Jawa Timur, Inspektur Provinsi Jawa Timur, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pasar EV Melonjak Tajam, Kemnaker Siapkan SDM Green Jobs untuk Tangkap Peluang Kerja Baru
Kemnaker Gandeng Wadhwani dan Indosat, Percepat SDM Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Borong 3 Award Halal, Khofifah Pertegas Posisi di Tengah Dinamika Politik Nasional
Khofifah Bawa Jatim Borong 3 Penghargaan Halal 2026, Tegaskan Halal Mesin Ekonomi
Hardiknas 2026: Khofifah Luncurkan 40 Sekolah Berintegritas, Ubah Cara Didik Siswa
Danramil Turun Tangan di SPPG Sidoarjo, Ingatkan Soal Nyawa di Balik Makanan Warga
Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah
Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:25 WIB

Pasar EV Melonjak Tajam, Kemnaker Siapkan SDM Green Jobs untuk Tangkap Peluang Kerja Baru

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:20 WIB

Kemnaker Gandeng Wadhwani dan Indosat, Percepat SDM Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:04 WIB

Borong 3 Award Halal, Khofifah Pertegas Posisi di Tengah Dinamika Politik Nasional

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:57 WIB

Khofifah Bawa Jatim Borong 3 Penghargaan Halal 2026, Tegaskan Halal Mesin Ekonomi

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:10 WIB

Hardiknas 2026: Khofifah Luncurkan 40 Sekolah Berintegritas, Ubah Cara Didik Siswa

Berita Terbaru