JEMBER, RadarBangsa.co.id – Gelaran Gerak Jalan Tradisional Tanggul-Jember (Tajemtra) 2026 mencatat lonjakan partisipasi masyarakat. Sebanyak 25.613 peserta mengikuti kegiatan yang diberangkatkan dari Alun-Alun Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Sabtu (5/9/2026).
Jumlah tersebut meningkat tajam dibanding dua pelaksanaan sebelumnya. Pada 2024, Tajemtra diikuti 15.155 peserta, sedangkan pada 2025 tercatat 15.171 peserta.
Tajemtra 2026 menempuh rute sepanjang 30 kilometer dan diikuti masyarakat dari berbagai unsur. Pesertanya meliputi masyarakat umum, organisasi, instansi pemerintah, instansi vertikal, pelajar, tenaga kesehatan hingga komunitas lokal.
Bupati Jember Gus Fawait hadir langsung melepas peserta dari titik pemberangkatan. Ia kemudian berjalan bersama masyarakat menuju garis finis di Alun-Alun Jember.
Di tengah perjalanan panjang tersebut, Gus Fawait mengingatkan peserta untuk menjaga kekompakan dan kepedulian satu sama lain. Ia menekankan bahwa Tajemtra tidak sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga membawa pesan persatuan dan gotong royong.
“Kalau ada yang semaput harus saling bantu, karena Tajemtra ini filosofinya adalah gotong royong,” tegas Gus Fawait.
Ia juga mengajak peserta menikmati perjalanan dengan suasana gembira dan tetap menjaga kebersamaan sepanjang rute.
“Yang jelas, kita akan berangkat bersama-sama. Kita jalan bareng-bareng,” ajaknya.
Pelaksanaan Tajemtra 2026 menjadi bagian dari semarak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Jember. Besarnya jumlah peserta menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap tradisi gerak jalan yang menempuh jarak 30 kilometer tersebut.
Dengan jumlah peserta yang mencapai 25.613 orang, Tajemtra 2026 sekaligus menjadi ruang pertemuan berbagai elemen masyarakat Jember dalam semangat kebersamaan dan gotong royong.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin


















Komentar