Tak Cukup Sehari, Gus Fawait Dorong Warga Jember Rutin Jaga Kebersihan

Minggu, 18 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Fawait bersama jajaran perangkat daerah dan warga mengikuti kegiatan bakti sosial dan karya bakti Indonesia ASRI di Alun-alun Jember, Sabtu (17/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Gus Fawait bersama jajaran perangkat daerah dan warga mengikuti kegiatan bakti sosial dan karya bakti Indonesia ASRI di Alun-alun Jember, Sabtu (17/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Gus Fawait mengajak masyarakat Kabupaten Jember menjadikan gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai upaya berkelanjutan untuk menjaga kebersihan dan menata lingkungan. Ajakan itu disampaikan dalam kegiatan bakti sosial dan karya bakti di Alun-alun Jember, Sabtu (17/10/2026).

Gus Fawait menekankan bahwa kebersihan lingkungan tidak cukup dijalankan melalui kegiatan sesaat. Menurutnya, upaya menjaga lingkungan perlu dilakukan secara berkala, baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan.

“Jangan sampai bersih-bersih cuma sehari. Bersih-bersihnya harus secara berkala. Itu juga pesan dari Presiden, termasuk penataan papan-papan reklame supaya pemandangan kota maupun desa menjadi lebih bagus,” tegas Gus Fawait.

Ia mendorong penerapan Indonesia ASRI melalui langkah konkret, mulai dari memilah sampah dan merawat fasilitas umum hingga menata ruang publik agar lebih tertib dan nyaman.

Kegiatan di Alun-alun Jember tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada para pengemudi becak. Rangkaian acara diawali dengan apel bersama yang diikuti jajaran perangkat daerah dan para penerima bantuan.

Suasana kebersamaan terlihat ketika pejabat dan warga duduk lesehan bersama di lapangan. Kegiatan ini memadukan aksi kepedulian lingkungan dengan bantuan sosial bagi masyarakat.

Selain itu, DPC Partai Gerindra Kabupaten Jember menyalurkan bibit tanaman buah untuk mendukung penghijauan. Penanaman pohon tersebut diharapkan memberi manfaat jangka panjang bagi lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal.

Gus Fawait menjelaskan bahwa penanaman pohon memiliki nilai kepedulian terhadap lingkungan dan manfaat sosial bagi masyarakat.

“Menanam pohon ini pertama sebagai wujud syukur kita kepada Allah. Kedua, ini merupakan ikhtiar untuk menjaga lingkungan sekaligus ketahanan pangan. Pohon yang ditanam rata-rata pohon buah, sehingga nantinya bisa bermanfaat bagi anak-anak yang menanam maupun masyarakat secara umum, termasuk jika ditanam di tempat-tempat umum,” pungkasnya.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Ribuan Santri di Gempol Pasuruan Meriahkan Jalan Santai HSN 2026 Bertema Tempo Dulu
Khofifah Dorong Modernisasi Pertanian, Petani Lamongan Terima 15 Unit Alsintan
Khofifah Pastikan Stok BBM Aman, Bagikan 300 Liter Gratis untuk Ojol Malang
PERHUMAS Surabaya Raya Raih Penghargaan Nasional di KHI 2026
HUT Prabowo, Gerindra Blitar Ajak Warga Bersihkan Pantai Tambakrejo
Bangkalan Antisipasi Banjir, DAM Pettesan Sepulu Dinormalisas
Khofifah Dukung Desk Ketenagakerjaan Polri, Hak Pekerja Jadi Perhatian
Gerindra Pasuruan Tanam 1.000 Pohon dan Santuni Anak Yatim

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:14

Ribuan Santri di Gempol Pasuruan Meriahkan Jalan Santai HSN 2026 Bertema Tempo Dulu

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:06

Khofifah Dorong Modernisasi Pertanian, Petani Lamongan Terima 15 Unit Alsintan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:06

Khofifah Pastikan Stok BBM Aman, Bagikan 300 Liter Gratis untuk Ojol Malang

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:36

PERHUMAS Surabaya Raya Raih Penghargaan Nasional di KHI 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:11

HUT Prabowo, Gerindra Blitar Ajak Warga Bersihkan Pantai Tambakrejo

Berita Terbaru