Tarif Terjangkau, RS Ruslan Tawarkan Terapi Oksigen Hiperbarik

Jumat, 26 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas mengoperasikan ruang terapi oksigen hiperbarik di RSUD H. Moh. Ruslan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Petugas mengoperasikan ruang terapi oksigen hiperbarik di RSUD H. Moh. Ruslan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Masyarakat Nusa Tenggara Barat kini memiliki akses lebih luas terhadap layanan kesehatan modern dengan hadirnya terapi oksigen hiperbarik di RSUD H. Moh. Ruslan, Kota Mataram. Fasilitas ini menjadi salah satu yang langka di wilayah NTB dan dihadirkan dengan biaya relatif terjangkau, hanya sekitar Rp200 ribu per sesi.

Terapi oksigen hiperbarik atau Hyperbaric Oxygen Therapy (HBOT) merupakan metode pengobatan di mana pasien bernafas menggunakan oksigen murni 100 persen dalam ruang bertekanan tinggi lebih dari satu atmosfer absolut. Dengan kondisi tersebut, oksigen dapat masuk lebih dalam ke jaringan tubuh sehingga membantu proses penyembuhan berbagai penyakit maupun pemulihan kesehatan.

Direktur RSUD H. Moh. Ruslan, dr. Hj. NK. Eka Nurhayati, SpOg, menjelaskan terapi ini awalnya dikenal luas di kalangan penyelam karena efektif menangani penyakit dekompresi dan emboli gas arteri. Namun, manfaatnya berkembang jauh melampaui kasus penyelaman.
“Selama terapi berlangsung, pasien akan didampingi perawat yang mengajarkan cara menyesuaikan diri terhadap tekanan serta metode bernafas yang benar di dalam chamber hiperbarik,” ujarnya, Senin (26/9/2025).

Menurutnya, terapi ini kini menjadi rujukan tambahan pada berbagai penyakit klinis. Beberapa manfaat medis yang telah terbukti antara lain mempercepat penyembuhan luka kronis seperti luka diabetes dan gas gangren, membantu pemulihan stroke dan neuropati, serta menangani gangguan telinga seperti tuli mendadak atau tinnitus. Terapi ini juga digunakan untuk kasus vertigo, penyempitan pembuluh darah mata, tukak lambung, hingga infeksi akibat jamur dan alergi.

Tak hanya terbatas pada pengobatan penyakit serius, HBOT juga digemari masyarakat yang ingin menjaga kebugaran dan penampilan. Peningkatan oksigenasi jaringan diyakini mampu mempercepat regenerasi sel, mendukung proses penyembuhan patah tulang, sekaligus memberikan efek segar pada kulit.
“Banyak pasien merasakan manfaat tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga dari sisi kualitas hidup sehari-hari. Kebugaran meningkat, tidur lebih nyenyak, hingga tampilan kulit terasa lebih sehat,” tambah dr. Eka.

RSUD H. Moh. Ruslan kini menjadi salah satu pusat layanan medis di NTB yang mengintegrasikan teknologi kesehatan modern dengan biaya yang ramah bagi masyarakat. Sebelum menjalani terapi, pasien dapat melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk memastikan kelayakan medis serta menyesuaikan rencana terapi sesuai kebutuhan.

Dengan tarif sekitar Rp200 ribu, terapi oksigen hiperbarik ini dipandang sebagai langkah inovatif rumah sakit daerah dalam memperluas akses kesehatan berkualitas bagi masyarakat. Layanan ini sekaligus menjawab kebutuhan pasien yang sebelumnya harus mencari fasilitas serupa di luar daerah dengan biaya jauh lebih tinggi.

Bagi masyarakat NTB yang tertarik mencoba, pendaftaran dapat dilakukan langsung di RSUD H. Moh. Ruslan, Kota Mataram. “Kami berharap layanan ini dapat menjadi solusi bagi pasien dengan berbagai kondisi, sekaligus membuka peluang bagi masyarakat umum untuk menjaga kesehatan sejak dini,” pungkas dr. Eka.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru