TPST Lamongan Diperkuat RDF, Pak Yes Tekan Sampah Masuk TPA

Jumat, 14 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat meninjau TPST dan TPA Tambakrigadung, Rabu, 12 Agustus. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat meninjau TPST dan TPA Tambakrigadung, Rabu, 12 Agustus. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tambakrigadung, Rabu (12/8). Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan pengelolaan sampah berjalan optimal sekaligus mendorong pengurangan volume sampah yang masuk ke TPA.

Di TPST Lamongan, Pemerintah Kabupaten Lamongan memperkuat pengolahan sampah melalui penambahan unit Refuse Derived Fuel (RDF). Kapasitas RDF yang tersedia saat ini mencapai 20 ton per hari, dengan pengembangan diarahkan untuk meningkatkan pemanfaatan sampah sebagai bahan bakar alternatif dan mengurangi residu yang berakhir di TPA.

Pengelolaan TPST juga diperkuat melalui kerja sama dengan PT Tata Bumi Adilimbah. Kerja sama tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman atau MoU yang disepakati pada Maret 2026 sebagai bagian dari upaya membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih terpadu dan berkelanjutan.

Bupati Yuhronur kemudian meninjau TPA Tambakrigadung yang terus dibenahi dengan menerapkan konsep *controlled landfill*. Salah satu langkah yang dilakukan ialah *covering* tanah secara rutin pada area *landfill* untuk menjaga kondisi lingkungan dan mengendalikan dampak dari proses pemrosesan akhir sampah.

Yuhronur menegaskan pengelolaan sampah tidak cukup hanya mengandalkan penanganan di hilir. Pengurangan sampah sejak dari sumber juga menjadi bagian penting dalam menekan beban TPA.

“Yang paling penting adalah bagaimana sampah yang masuk ke TPA terus kita kurangi. Karena itu, penguatan TPST, pemanfaatan RDF, serta pembenahan TPA harus berjalan bersama dengan kesadaran masyarakat untuk mengurangi dan memilah sampah dari sumbernya,” tutur Bupati Yes.

Pemkab Lamongan berkomitmen memperkuat pengelolaan sampah secara bertahap melalui peningkatan kapasitas pengolahan, optimalisasi kemitraan, serta pembenahan infrastruktur TPA. Langkah tersebut diarahkan untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di Kabupaten Lamongan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru