Trenggalek Miliki Huntara Baru, Khofifah Sebut Warga Siap Pulih Bertahap

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan Huntara Kinasih Indah Persada di Trenggalek. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan Huntara Kinasih Indah Persada di Trenggalek. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

TRENGGALEK, RadarBangsa.co.id – Upaya pemulihan pascabencana tanah gerak di Kecamatan Suruh memasuki babak baru. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan hunian sementara (huntara) “Kinasih Indah Persada” di Desa Ngrandu, Kabupaten Trenggalek, Kamis (4/12). Kehadiran hunian ini menjadi titik balik bagi 43 keluarga yang kehilangan rumah pada kejadian longsor pergeseran tanah 17 Desember 2024 lalu.

Penyerahan kunci dilakukan secara simbolis oleh Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto dan disaksikan langsung Gubernur Khofifah. Ia menegaskan pembangunan huntara merupakan kerja bersama lintas lembaga dan menjadi bukti nyata bahwa solidaritas warga Jawa Timur tetap kuat saat bencana datang.

“Ini bukan sekadar bangunan. Ini komitmen kolektif untuk memastikan warga kembali memiliki ruang aman dan layak huni. Terima kasih kepada semua pihak yang bahu-membahu menyelesaikan huntara ini,” ujar Khofifah.

Sebanyak 38 unit rumah berukuran 7,15 x 5 meter dibangun menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemprov Jatim. Dari total tersebut, 27 unit berdiri di kawasan relokasi, sementara 11 unit lainnya dibangun di lahan mandiri milik warga. “Di Desa Ngrandu ada 9 unit tambahan, kemudian masing-masing satu unit di Desa Puru dan Desa Pringapus,” terang Khofifah.

Pemprov Jatim bersama Pemkab Trenggalek melengkapi kawasan ini dengan infrastruktur pendukung. Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya menuntaskan paving sepanjang 117 meter, sementara Pemkab Trenggalek menambah 52 meter. Dinas PU Bina Marga Jatim menyuplai 250 drum aspal untuk akses jalan lingkungan. Tahun anggaran 2026, BPBD memastikan pembangunan drainase dan tembok penahan.

Selain sisi fisik, kebutuhan energi juga diperhatikan. PT PLN menyiapkan tiang listrik, sementara instalasi jaringan dilakukan secara swadaya bersama warga. Setiap unit telah terpasang daya 900 Watt. Pemprov Jatim turut menyalurkan 40 paket bantuan berupa sembako, kompor, perlengkapan kebersihan dan makan, family kit, kids ware, hingga tabung LPG 3 kg.

“Sinergi ini tidak berhenti hari ini. Kita ingin memastikan masyarakat di huntara benar-benar aman dan punya kesempatan bangkit,” kata Khofifah. Ia menambahkan, kesiapsiagaan harus diperkuat karena Jawa Timur berada di jalur ring of fire. “Mitigasi adalah tanggung jawab bersama,” imbuhnya.

Setelah meresmikan huntara, Khofifah juga meresmikan Masjid Ikhlas Bakti yang dibangun melalui donasi Kwartir Cabang Gerakan Pramuka dan BAZNAS Trenggalek. Keberadaan masjid dan kandang komunal di kawasan relokasi dinilai memberi nilai tambah. “Kandang ternak kambing memiliki siklus pemanfaatan cepat, ini prospek ekonomi nyata bagi keluarga di huntara,” ujarnya.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Jatim atas dukungan komprehensif mulai dari infrastruktur hingga bantuan kebutuhan dasar. “Bantuan aspal dan sembako sangat dirasakan langsung warga. Pemkab juga menambah dukungan ekonomi berupa kandang komunal berisi 30 kambing untuk dikelola warga,” jelasnya.

Warga yang hadir mengaku lega akhirnya memiliki tempat tinggal sementara yang layak. “Setelah berbulan-bulan mengungsi, rumah ini jadi harapan baru bagi keluarga kami,” kata salah satu warga, Sumarni, yang rumahnya rusak berat akibat tanah gerak.

Dengan rampungnya Huntara Kinasih Indah Persada, pemerintah berharap warga dapat memulai kembali aktivitas ekonomi dan sosial secara bertahap sambil menunggu proses permanen relokasi jangka panjang.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

RKPD 2027 Lamongan Dibahas, Pemkab Ubah Strategi Pengentasan Kemiskinan
Pasca OTT KPK, Gubernur Khofifah Tunjuk Plt Wali Kota Madiun
Bupati Bangkalan Resmikan SPPG Trunojoyo di Socah, Dorong Perbaikan Gizi dan Ekonomi Desa
Pemkab Bangkalan–Unair Jajaki Penguatan Sinergi Pembangunan Berbasis Riset
Dispendukcapil Bangkalan Perkuat Pembinaan Pegawai, Tekankan Pelayanan Prima dan Bebas Pungli
Pemangkasan Dana Desa untuk KDMP, Senator Lia Istifhama Fasilitasi Aspirasi Kepala Desa se-Jawa Timur
CAGR Dana Haji 6,58 Persen, DPD RI Lia Istifhama Minta Transparansi Kebijakan
BAZNAS Pasuruan Fasilitasi Kendaraan untuk Da’i di Wilayah Terpencil Tosari

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:53 WIB

RKPD 2027 Lamongan Dibahas, Pemkab Ubah Strategi Pengentasan Kemiskinan

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:26 WIB

Pasca OTT KPK, Gubernur Khofifah Tunjuk Plt Wali Kota Madiun

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:10 WIB

Bupati Bangkalan Resmikan SPPG Trunojoyo di Socah, Dorong Perbaikan Gizi dan Ekonomi Desa

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:01 WIB

Pemkab Bangkalan–Unair Jajaki Penguatan Sinergi Pembangunan Berbasis Riset

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:54 WIB

Dispendukcapil Bangkalan Perkuat Pembinaan Pegawai, Tekankan Pelayanan Prima dan Bebas Pungli

Berita Terbaru

Pemanggilan DP oleh Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Pacitan terkait dugaan penipuan. Pada Rabu (21/1/2026) (Foto Dok Ho/Yuan RadarBangsa.co.id)

Hukum - Kriminal

Kasus Dugaan Penipuan Oknum DPRD Pacitan Masih Menggantung di BK

Rabu, 21 Jan 2026 - 12:42 WIB