200 Hipnoterapis Siap Pulihkan Mental Korban Bencana Sumatera

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Relawan PKHI bersiap mendukung pemulihan psikologis korban bencana di Sumatera (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Relawan PKHI bersiap mendukung pemulihan psikologis korban bencana di Sumatera (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id — Upaya pemulihan psikologis para penyintas bencana di Sumatera mendapat dorongan besar dari Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia (PKHI). Organisasi ini mengumumkan pengerahan 200 hipnoterapis bersertifikat untuk memberikan layanan pemulihan mental di daerah terdampak, menegaskan bahwa aspek psikososial tak kalah penting dibanding penanganan fisik.

Langkah cepat ini menjadi bagian dari gerakan nasional “Bergerak Bersama, Pulihkan Indonesia”, yang mengoordinasikan relawan di berbagai daerah. Sekretaris Umum Dewan Pengurus Nasional KITA IHC, I Dewa Gede Sayang Adi Yadnya, mengatakan seluruh relawan siap diterjunkan begitu otoritas memberikan izin.

“Pemulihan psikologis tidak boleh menunggu. Relawan kami telah dipersiapkan dengan standar keamanan dan intervensi sesuai kode etik profesi hipnoterapi,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (6/12/2025). Ia menambahkan, ribuan alumni pelatihan hipnosis dari IHC juga terlibat dalam penggalangan donasi untuk mempercepat pendistribusian bantuan.

PKHI menilai bahwa kerusakan fisik hanyalah bagian kecil dari dampak bencana. Banyak penyintas menghadapi tekanan mental berupa kecemasan, kehilangan arah hidup, hingga trauma mendalam. Ketua Umum DPP PKHI, Avifi Arka, menegaskan bahwa pemulihan mental harus dilakukan bersamaan dengan pembangunan kembali infrastruktur.

“Trauma tidak terlihat, tapi efeknya bisa melemahkan semangat hidup seseorang,” kata Avifi. Ia mengingatkan bahwa masyarakat Aceh berpotensi mengalami pemicu trauma lama karena ingatan kolektif atas tragedi Tsunami 2004. “Jika luka lama bertemu dengan luka baru, tekanan psikologisnya bisa berlipat. Karena itu intervensi harus cepat,” ujarnya.

PKHI memiliki pengalaman panjang dalam pendampingan psikososial di berbagai bencana nasional, mulai dari Gempa Lombok, Tsunami Palu, Erupsi Merapi hingga Gempa Cianjur. Organisasi ini juga bekerja sama dengan beberapa kementerian, seperti Kementerian Kesehatan, Kemensos, dan Kemendikdasmen, untuk memperkuat program kesehatan mental berbasis komunitas.

Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat PKHI, Joko Purnomo, menegaskan bahwa relawan telah mendapat pelatihan khusus menghadapi penyintas dalam situasi darurat. “Pemulihan jiwa adalah bagian penting dari memulihkan kehidupan,” katanya.

Dalam misi kemanusiaan kali ini, PKHI membuka dua jalur dukungan: donasi finansial untuk kebutuhan mendesak dan pelayanan hipnoterapi gratis untuk pengungsi. Relawan akan ditempatkan di titik pengungsian prioritas, memastikan layanan diberikan secara aman, profesional, dan terstandar.

PKHI juga mengajak masyarakat bergotong royong membantu pemulihan korban. Donasi dapat dikirimkan ke Bank Mandiri 1610002066137 atas nama Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia. Informasi lebih lanjut tersedia melalui Call Centre PKHI: 0853-3924-0000.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah
Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa
Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja
Hari Buruh 2026 di Jember, BPJS Ketenagakerjaan Ingatkan Pentingnya Jaminan bagi Pekerja Rentan
Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil
Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 21:38 WIB

Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah

Senin, 4 Mei 2026 - 21:26 WIB

Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa

Senin, 4 Mei 2026 - 12:28 WIB

Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Senin, 4 Mei 2026 - 11:30 WIB

May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru