BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Setelah hampir sepekan terhambat, akses Jalan Kinibalu di Kecamatan Socah, Bangkalan, kembali dibuka pada Jumat pagi (05/12). Pemulihan jalur vital tersebut menjadi kabar melegakan bagi warga yang selama ini bergantung pada ruas tersebut untuk aktivitas harian, mulai dari mengangkut hasil pertanian hingga akses menuju fasilitas publik.
Pembukaan ini berlangsung lebih cepat dari rencana pemerintah setelah masyarakat sekitar terlebih dahulu mengambil inisiatif membuka blokade pada Kamis malam. Pemerintah daerah menyebut langkah itu sebagai bentuk kedewasaan warga dalam menjaga kepentingan bersama.
Sekretaris Daerah Bangkalan, Ismet Efendi, menyampaikan apresiasi atas respons cepat warga.
“Kami berterima kasih kepada para tokoh masyarakat yang lebih dulu membuka akses ini. Ini menunjukkan semangat menjaga ketertiban bersama,” ujarnya.
Ismet menegaskan bahwa Jalan Kinibalu tidak boleh kembali menjadi objek penutupan sepihak karena fungsinya sangat krusial.
“Ke depan kami berharap tidak ada lagi pemblokiran jalan. Akses umum harus dijaga bersama demi kelancaran aktivitas masyarakat,” ucapnya.
Ia juga memastikan sengketa lahan yang memicu penutupan jalan tetap diproses melalui mekanisme hukum.
“Semua persoalan lahan akan ditangani sesuai peraturan perundang-undangan. Pemerintah tidak akan mengabaikan hak siapa pun,” tambahnya.
Warga setempat menyambut pembukaan jalan ini dengan lega. Seorang tokoh desa menyebut situasi telah kondusif.
“Kami hanya ingin aktivitas warga kembali normal. Harapannya sengketa ini diselesaikan dengan cara yang benar,” kata salah satu tokoh.
Dengan pulihnya akses Jalan Kinibalu, pemerintah berharap stabilitas sosial tetap terjaga dan proses penyelesaian sengketa berjalan tanpa mengganggu hajat hidup masyarakat luas.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








