Uji Subsidi Pupuk Tambak, Lamongan Terdepan

Minggu, 21 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Dirjen Perikanan Budidaya TB Haeru Rahayu saat simulasi penebusan pupuk subsidi perikanan di Desa Sukorejo, Kecamatan Turi. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Dirjen Perikanan Budidaya TB Haeru Rahayu saat simulasi penebusan pupuk subsidi perikanan di Desa Sukorejo, Kecamatan Turi. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kabupaten Lamongan ditetapkan sebagai pilot project nasional dalam simulasi penebusan pupuk subsidi untuk sektor perikanan. Penunjukan ini menjadi bagian dari langkah awal pemerintah pusat dalam mengimplementasikan Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 serta Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 22 Tahun 2025, yang mengatur mekanisme subsidi pupuk bagi petambak.

Simulasi tersebut menjadi krusial mengingat kebijakan subsidi pupuk sektor perikanan akan diterapkan secara serentak di seluruh Indonesia mulai Januari 2026. Lamongan dipilih karena dinilai memiliki potensi tambak yang luas sekaligus jumlah petambak yang besar, sehingga dianggap representatif untuk menguji kesiapan sistem, data, dan distribusi di lapangan.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan tersebut agar dapat memberikan manfaat nyata bagi petambak. Menurutnya, pupuk merupakan salah satu faktor produksi utama dalam budidaya perikanan tambak, terutama untuk menjaga kesuburan tanah dan kualitas air.

“Pemerintah Kabupaten Lamongan sangat mendukung adanya subsidi pupuk sektor perikanan. Kami pernah merasakan dampak saat subsidi pupuk pertanian terhenti, produktivitas petambak menurun. Karena itu kebijakan ini sangat penting bagi keberlanjutan usaha tambak,” ujar Yuhronur Efendi saat menghadiri sosialisasi dan simulasi penebusan pupuk bersubsidi di UD Tani Jaya, Desa Sukorejo, Kecamatan Turi, Minggu (21/12).

Ia mengungkapkan, hingga saat ini sekitar 23 ribu petambak Lamongan telah terdata dalam sistem e-Rencana Sistem Pertanian (ERSP). Jumlah tersebut masih di bawah total petambak yang mencapai sekitar 30 ribu orang. Oleh karena itu, pemerintah daerah mendorong peningkatan partisipasi petambak dalam pengisian ERSP karena data tersebut akan menjadi dasar penentuan alokasi pupuk subsidi.

Untuk mempercepat pendataan, Bupati meminta sinergi aktif antara Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan dan para Penyuluh Perikanan Lapangan agar pendampingan kepada petambak berjalan optimal.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, TB Haeru Rahayu, menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan kuota pupuk bersubsidi sektor perikanan sebesar 295 ribu ton secara nasional. Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan melalui optimalisasi potensi perikanan budidaya.

Menurutnya, simulasi di Lamongan menjadi bagian penting untuk memastikan ketepatan sasaran penyaluran pupuk sekaligus menguji sistem digital yang digunakan. “Dengan regulasi baru ini, petambak tidak perlu khawatir. PPL, Dinas Perikanan, dan pemerintah daerah siap mendampingi agar akses terhadap pupuk subsidi berjalan lancar,” kata Haeru Rahayu.

Penunjukan Lamongan sebagai pilot project diharapkan dapat menjadi model penerapan subsidi pupuk perikanan yang efektif, transparan, dan berdampak langsung pada peningkatan produksi serta kesejahteraan petambak.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru