LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, melakukan penanaman padi untuk Musim Tanam Kedua (MT II) di Desa Sidomulyo, Kecamatan Mantup, pada Rabu (12/3) pagi ini.
Menurut Bupati yang akrab disapa Pak Yes, penanaman MT II dilakukan segera setelah panen MT I untuk mengejar target luas tambah tanam sebesar 192.373 hektar. “Alhamdulillah, MT II sudah bisa dimulai di Lamongan. Semoga dengan percepatan ini, kita bisa mencapai target swasembada pangan tahun ini,” ujar Pak Yes.
Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lamongan, luas tanam hingga Maret telah mencapai 15.043 hektar. Pemerintah Kabupaten Lamongan juga memanfaatkan 7.773 hektar lahan bera, tegal, dan kebun untuk pertanian guna mendukung peningkatan luas tambah tanam.
“Berbagai upaya telah kami lakukan, mulai dari pemanfaatan lahan bera, penyusunan jadwal tanam di setiap kecamatan, monitoring harian, hingga identifikasi ketersediaan benih, pupuk, dan alsintan. Ini semua demi memenuhi target dan mempertahankan predikat Lamongan sebagai lumbung pangan nasional,” jelas Pak Yes.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Lamongan juga turut menghadiri panen padi MT I di Desa Kedungasri, Kecamatan Kembangbahu. Dengan luas panen 25 hektar, provitas padi di desa tersebut mencapai 7,53 ton per hektar, dengan harga jual gabah kering panen di atas Rp6.500 per kilogram.
Diharapkan, percepatan MT II ini dapat terus meningkatkan produksi pertanian Lamongan dan menjaga ketahanan pangan nasional.
Lainnya:
- Konten Digital Kian Tak Terkendali, DPD RI dan KPID Jatim Desak RUU Penyiaran Dikebut
- 230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
- Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








