ASAHAN, RadarBangsa.co.id – Taufik Zainal Abidin menekankan pentingnya pendidikan, karakter, dan penghormatan kepada guru saat menghadiri talkshow inspiratif di SMA Negeri 1 Meranti, Kamis (21/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi perhatian ratusan pelajar karena memuat pesan kepemimpinan dan motivasi generasi muda di tengah tantangan dunia pendidikan saat ini.
Talkshow bertema “Pelajar Asahan Hebat, Asahan Kuat; Membangun Karakter, Kompetensi dan Kepemimpinan” itu berlangsung penuh antusias. Ratusan siswa mengikuti sesi dialog interaktif bersama orang nomor satu di Kabupaten Asahan tersebut.
Acara turut dihadiri perwakilan Kodim 0208/Asahan, perwakilan Polres Asahan, organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Meranti, Kepala Desa Meranti, hingga jajaran Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Sumatera Utara.
Kepala SMAN 1 Meranti, Didik Prasetya, menyebut kehadiran Bupati Asahan menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, momentum tersebut memberi motivasi besar bagi para siswa untuk terus berprestasi dan memiliki cita-cita tinggi.
“Kehadiran Bapak Bupati menjadi energi positif bagi sekolah kami. Pengalaman hidup dan perjalanan beliau bisa membuka wawasan berpikir siswa agar lebih percaya diri meraih masa depan,” ujarnya.
Didik juga meminta para pelajar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyerap pengalaman dan pesan kepemimpinan yang dibagikan langsung oleh kepala daerah.
Senada, Kasi SMA Cabang Dinas Wilayah V Sumatera Utara, Zulkarnain, menilai kegiatan semacam ini penting untuk membangun mental dan karakter peserta didik. Ia berharap siswa mampu mengambil pelajaran dari perjalanan karier dan pengalaman hidup Bupati Asahan.
Dalam sesi utama, Taufik Zainal Abidin membagikan kisah perjalanan hidupnya sejak masa sekolah hingga dipercaya memimpin Kabupaten Asahan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang yang ditopang pendidikan dan kedisiplinan.
“Guru adalah patriot dan pahlawan tanpa tanda jasa. Saya bisa berada di posisi saat ini karena didikan guru-guru saya. Bahkan orang tua saya juga seorang guru, sehingga saya memahami betapa besar peran pendidikan dalam membentuk masa depan,” katanya di hadapan para siswa.
Bupati juga menyoroti pentingnya membangun karakter di tengah perkembangan zaman dan derasnya pengaruh media sosial terhadap generasi muda. Menurutnya, pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan etika, sopan santun, dan kepemimpinan.
“Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia. Di sekolah, kita belajar adab, menghormati sesama, dan membangun karakter. Itu yang akan menentukan masa depan kalian,” tegasnya.
Selain menekankan pentingnya pendidikan, Taufik turut mengingatkan pelajar agar tetap menghormati orang tua sebagai fondasi keberhasilan hidup.
“Jangan pernah durhaka kepada orang tua. Ridho Allah SWT ada pada ridho orang tua. Hormati mereka, karena doa orang tua sangat menentukan perjalanan hidup anak-anaknya,” pesannya.
Kegiatan talkshow berlangsung interaktif. Sejumlah siswa tampak aktif mengajukan pertanyaan seputar pendidikan, kepemimpinan, hingga tantangan generasi muda menghadapi persaingan global.
Talkshow ini dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Asahan. Pemerintah daerah berharap pelajar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat untuk menghadapi tantangan masa depan.
Menutup sesi dialog, Bupati Asahan kembali mengingatkan para siswa agar tidak berhenti belajar dan terus mengejar cita-cita setinggi mungkin.
“Kalian adalah generasi penerus yang nantinya akan menggantikan kami membangun daerah ini. Terus belajar, gali ilmu setinggi langit, dan jadilah kebanggaan orang tua serta Kabupaten Asahan,” pungkasnya.
Penulis : Dicky
Editor : Zainul Arifin


















Komentar