MALANG, RadarBangsa.co.id – Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, menegaskan pentingnya peran guru Raudhatul Athfal (RA) sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Pesan itu disampaikan saat menghadiri Halal Bihalal Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Malang di Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, Kamis (16/4) pagi.
Pernyataan ini mengemuka di tengah meningkatnya tantangan sosial yang berdampak langsung pada tumbuh kembang anak, mulai dari pengaruh digital hingga pergeseran nilai moral di masyarakat. Pendidikan usia dini dinilai menjadi benteng awal dalam menjaga kualitas generasi ke depan.
Di hadapan ratusan guru dan pemangku kepentingan pendidikan, Lathifah menegaskan bahwa peran guru RA jauh melampaui fungsi pengajaran formal. Mereka menjadi aktor utama dalam membangun karakter, kedisiplinan, serta nilai-nilai kebangsaan sejak dini.
“Guru RA adalah pondasi awal dalam membangun generasi yang cerdas, berakhlak, dan memiliki daya saing,” ujarnya.
Ia menambahkan, kualitas pendidikan dasar akan menentukan wajah Kabupaten Malang di masa depan. Investasi pada pendidikan anak usia dini dinilai berdampak langsung pada penurunan masalah sosial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pemerintah Kabupaten Malang pun mendorong IGRA untuk terus bertransformasi menjadi organisasi yang progresif dan adaptif. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kompetensi guru, inovasi metode pembelajaran, serta penguatan kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan berkualitas semakin tinggi, terutama bagi keluarga yang menginginkan anak-anaknya memiliki fondasi karakter kuat sejak dini.
“IGRA harus menjadi motor penggerak dalam menanamkan nilai moral keagamaan dan kebangsaan sejak dini,” tegasnya.
Selain memperkuat kualitas pendidikan, forum ini juga menjadi ruang konsolidasi bagi para pendidik untuk memperkuat peran strategis dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah di sektor pendidikan.
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, jajaran pengurus IGRA, serta organisasi pendidik lainnya. Di akhir acara, Wakil Bupati menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba bazar.
“Momentum ini harus menjadi penguat langkah bersama agar pendidikan anak usia dini di Kabupaten Malang semakin berkualitas dan mampu mencetak generasi unggul,” pungkasnya.
Lainnya:
- Cegah Ledakan Kasus, Polsek Tikung Edukasi Siswa di Lamongan Soal Bahaya Bullying
- PAUD Lentera Lamongan: Anak Dikenalkan Pemimpin dan Layanan Publik Sejak Dini
- Hardiknas 2026, Khofifah Gaspol Sekolah Berintegritas, Sapu Rekor MURI
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








