Wabup Pasuruan Tegaskan ETPD Wajib, Bidik Keuangan Daerah Lebih Transparan

Rabu, 24 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori membuka Rakor Percepatan dan Perluasan Digitalisasi ETPD di Auditorium Mpu Sindok, Rabu (24/6/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori membuka Rakor Percepatan dan Perluasan Digitalisasi ETPD di Auditorium Mpu Sindok, Rabu (24/6/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) sebagai upaya mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih bersih, transparan, dan akuntabel. Langkah tersebut ditegaskan Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori saat membuka rapat koordinasi percepatan dan perluasan digitalisasi ETPD di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Rabu (24/6/2026).

Menurut Gus Shobih, digitalisasi transaksi menjadi instrumen penting untuk mengoptimalkan penerimaan daerah sekaligus meningkatkan efektivitas penggunaan APBD. Sistem yang terdigitalisasi juga memungkinkan pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Dengan sistem yang terdigitalisasi, pengambilan keputusan dapat didasarkan pada informasi yang akurat dan terverifikasi,” katanya.

Ia menjelaskan, penerapan ETPD tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Program tersebut juga diarahkan untuk mengubah sistem transaksi keuangan pemerintah dari tunai menjadi non tunai agar lebih efisien dan mudah diawasi.

Karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Pasuruan didorong untuk memperluas digitalisasi pembayaran. Menurutnya, langkah tersebut akan mendorong budaya kerja yang lebih profesional dan berbasis data.

“Manfaatnya cukup banyak. Mulai dari peningkatan efisiensi dan transparansi keuangan, memperluas akses keuangan masyarakat, meningkatkan kemudahan, kenyamanan, dan keamanan dalam transaksi sampai memperluas akses pembayaran terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah,” jelasnya.

Upaya percepatan digitalisasi tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai institusi perbankan. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Pasuruan, Yuswianto, menyebut peran Bank Indonesia maupun perbankan nasional menjadi bagian penting dalam pelaksanaan ETPD.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia Perwakilan Malang, Bank Jatim, dan Bank Mandiri yang telah mendukung digitalisasi elektronifikasi pembayaran di Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, Indra Kuspriyadi. Menurutnya, digitalisasi terbukti mampu meningkatkan penerimaan daerah sekaligus membuat pengelolaan anggaran menjadi lebih efisien.

“Dengan digitalisasi, pendapatan daerah dari berbagai sumber penerimaan dapat meningkat dan pengeluaran anggaran pemerintah daerah juga menjadi lebih efisien,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Berita Terbaru