Warga Banyuwangi Dilatih Siaga Bencana

- Redaksi

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simulasi penanganan bencana di Desa Tamansari dalam program Tasmak. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Simulasi penanganan bencana di Desa Tamansari dalam program Tasmak. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali mengintensifkan edukasi kebencanaan untuk warga, terutama di wilayah rawan yang kerap terdampak cuaca ekstrem. Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat mampu memberikan respons cepat ketika situasi darurat terjadi, sekaligus meminimalkan potensi korban dan kerugian.

Kondisi geografis Banyuwangi yang berbatasan dengan laut lepas serta memiliki banyak kawasan pegunungan membuat daerah ini rentan terhadap berbagai jenis bencana. Risiko tersebut meningkat signifikan pada musim penghujan, mulai dari banjir, longsor, angin kencang, hingga kebakaran permukiman.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, BPBD, Tagana, Dinsos PPKB, dan Damkarmat kembali menggelar simulasi penanganan bencana melalui program Tagana Sapa Kampung (Tasmak) di Desa Tamansari, Kecamatan Licin, bertepatan dengan kegiatan Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa), Senin (8/12/2025).

Dalam kegiatan itu, puluhan warga—mulai dari ibu rumah tangga, anak-anak, perangkat desa, PKK hingga linmas—dilatih menghadapi berbagai skenario darurat. Simulasi mencakup penanganan kebakaran, penyelamatan saat puting beliung dan gempa, mitigasi longsor, hingga pembuatan dapur umum.

“Pelatihan seperti ini krusial agar masyarakat tidak panik ketika bencana benar-benar terjadi. Banyuwangi memiliki banyak titik rawan, termasuk Tamansari yang berada di lereng Ijen. Karena itu, warga harus memiliki pengetahuan mitigasi yang memadai,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Ia menambahkan, kemampuan dasar masyarakat sering kali menjadi faktor pembeda dalam mengurangi dampak bencana. “Tadi ibu-ibu sudah mencoba memadamkan api dengan kain basah. Hal sederhana seperti itu bisa menyelamatkan nyawa jika dilakukan dengan benar,” ucapnya.

Koordinator Tagana Banyuwangi, Dedy Utomo, menegaskan bahwa edukasi berbasis masyarakat menjadi pendekatan paling efektif karena warga adalah pihak pertama yang menghadapi situasi darurat. “Ketika bencana datang, lingkungan sekitar adalah yang paling cepat mengetahui. Karena itu, mereka harus mandiri dalam penanggulangan awal,” katanya.

Menurut Dedy, penanganan dari tim kabupaten selalu memiliki jeda waktu sebelum tiba di lokasi. Karena itu, kesiapan warga menjadi kunci. “Kami ingin jeda waktu itu dipangkas dengan menyiapkan masyarakat sebagai garda terdepan,” tambahnya.

Sepanjang 2025, Tagana bersama instansi terkait telah menggelar lebih dari 12 simulasi di berbagai titik rawan Banyuwangi. “Minimal sebulan sekali kami mengadakan pelatihan, bahkan bisa lebih ketika agenda Bunga Desa digelar,” ujar Dedy.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik
Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif
1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan
Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko
Medsos Dibatasi Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak Digital
Gebrak Rutilahu Diluncurkan, Wali Kota Lubuk Linggau Kejar Perbaikan 255 Rumah
DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:18 WIB

Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:37 WIB

Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:11 WIB

Gebrak Rutilahu Diluncurkan, Wali Kota Lubuk Linggau Kejar Perbaikan 255 Rumah

Berita Terbaru

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana melepas jemaah haji di Sidoarjo, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB