Wisata di Lamongan Dipastikan Aman dan Nyaman Jelang Libur Nataru

Senin, 8 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan memantau kesiapan fasilitas di salah satu destinasi wisata Lamongan menjelang libur sekolah dan Nataru. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas gabungan memantau kesiapan fasilitas di salah satu destinasi wisata Lamongan menjelang libur sekolah dan Nataru. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Menjelang libur sekolah, Natal 2025, dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Lamongan memperketat pengawasan demi memastikan seluruh destinasi wisata berada dalam kondisi aman, nyaman, dan layak dikunjungi. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan yang diprediksi meningkat signifikan selama periode liburan panjang tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan, Siti Rubikah, mengatakan bahwa potensi kenaikan jumlah pengunjung menuntut kewaspadaan lebih dari para pelaku pariwisata maupun pemerintah daerah. Menurutnya, kualitas pengalaman wisata sangat bergantung pada kesiapan sarana, prasarana, serta manajemen keamanan di lapangan.

“Setiap libur panjang, arus wisatawan selalu meningkat. Karena itu, kami ingin memastikan setiap destinasi benar-benar siap. Monitoring kami lakukan secara langsung bersama Satpol PP, BPBD, Dinas Perhubungan, Satlantas Polres, hingga PTSP,” ujar Rubikah, Senin (8/12/2025).

Tim gabungan tersebut melakukan pengecekan keamanan wahana, kesiapan petugas, kebersihan area wisata, sampai kelayakan fasilitas pendukung. Menurut Rubikah, pembinaan juga diberikan kepada pengelola wisata agar pelayanan kepada pengunjung dapat berlangsung optimal.

Ia menegaskan, tantangan utama jelang Nataru tahun ini adalah cuaca ekstrem akibat musim hujan. “Kami mengimbau semua pengelola wisata mengikuti informasi BMKG setiap hari. Kewaspadaan penting agar tidak terjadi kejadian yang merugikan wisatawan,” ujarnya.

Rubikah menambahkan bahwa peningkatan kunjungan wisatawan tidak hanya berdampak pada ekonomi daerah, tetapi juga memperkuat citra Lamongan sebagai tujuan wisata favorit. “Ketika wisatawan merasa aman dan puas, mereka akan merekomendasikan Lamongan kepada keluarga dan teman. Ini efek domino yang sangat menguntungkan,” katanya.

Hingga November 2025, tercatat 3.387.695 wisatawan berkunjung ke Lamongan. Pemerintah optimistis angka tersebut akan terus naik selama libur akhir tahun.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian
Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:42

Dari Warung hingga Bengkel, BAZNAS Kendal Ubah Zakat Jadi Modal Kemandirian

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Berita Terbaru