Zahby Angkat ‘Ay’ D’Bagindas ke Trending 1 YouTube, Remake 2026 Meledak di TikTok

Minggu, 22 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Zahby saat membawakan lagu “Ay” yang trending No 1 YouTube, Minggu (22/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Zahby saat membawakan lagu “Ay” yang trending No 1 YouTube, Minggu (22/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Lagu “Ay” milik grup band D’Bagindas kembali mencuri perhatian publik setelah dibawakan ulang pasangan Zahby, kolaborasi Zahra dan Eby, pada awal 2026. Remake tersebut bahkan menempati posisi Trending No 1 di YouTube kurang dari 24 jam dan ramai digunakan warganet di TikTok.

Fenomena ini memperkuat tren lagu-lagu Indonesia yang kembali populer melalui platform digital. “Ay” sebelumnya dikenal sebagai singel hit radio yang dirilis sekitar 2011 dan menjadi bagian dari album kedua D’Bagindas. Lagu ini lekat dengan tema cinta remaja, kerinduan, serta panggilan sayang yang identik dengan anak muda.

Zahby memperkenalkan versi terbaru dengan aransemen lebih segar dan sentuhan vokal khas keduanya. Eby menyebut lagu tersebut relevan dengan dinamika percintaan generasi sekarang yang ekspresif dan penuh kehangatan. “Lagu ini dekat dengan keseharian anak muda. Kami ingin menghadirkan rasa yang lebih kekinian tanpa menghilangkan esensi aslinya,” ujar Eby.

Respons publik terbilang masif. Kolom komentar YouTube dipenuhi pujian, bahkan tak sedikit yang membandingkan dengan versi asli. Sejumlah warganet menilai Zahby berhasil menghadirkan interpretasi emosional yang kuat sehingga lagu terasa hidup kembali.

Dari sisi latar belakang, Eby dikenal sebagai runner-up Dangdut Academy Season 5 yang disiarkan Indosiar pada 2022, berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat. Sementara Zahra merupakan jebolan Dangdut Academy 7 yang meski finis di posisi 13 besar, justru mendapat kontrak eksklusif Indosiar hingga 2028.

Kebangkitan “Ay” menunjukkan kekuatan distribusi digital dalam menghidupkan kembali katalog musik lama. Di tengah kompetisi industri musik yang ketat, kolaborasi dan momentum viral menjadi faktor penentu. Zahby membuktikan bahwa interpretasi baru atas lagu lama dapat menjangkau generasi berbeda dan menciptakan gelombang popularitas baru.

“Semoga versi ini bisa diterima semua generasi dan jadi pengingat bahwa musik Indonesia punya karya yang tak lekang waktu,” tutup Zahra.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Homecare dan Wadul Gus’e Bawa Jember Raih CNN Indonesia Awards 2026
Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 20:34

Homecare dan Wadul Gus’e Bawa Jember Raih CNN Indonesia Awards 2026

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru