LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Rangkaian puncak Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 diawali dengan ziarah leluhur dan tabur bunga di sejumlah makam tokoh penyebar sejarah Lamongan. Tradisi tahunan itu kembali digelar Pemkab Lamongan sebagai pengingat akar sejarah sekaligus alarm atas derasnya perubahan sosial yang dinilai mulai menggerus jati diri masyarakat.
Ziarah dilakukan di makam sesepuh dan tokoh di Kecamatan Paciran, Karangbinangun, Deket, Sugio, Turi, Maduran, Lamongan, Mantup hingga Glagah pada Minggu (24/5). Agenda kemudian dilanjutkan Senin (25/5) dengan ziarah ke makam Mbah Sabilan, Mbah Punuk, dan Mbah Lamong di Kelurahan Tumenggungan.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara dan jajaran Forkopimda turut hadir langsung dalam prosesi tersebut.
Bupati yang akrab disapa Pak Yes menegaskan, Hari Jadi Lamongan bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum itu, kata dia, berangkat dari sejarah pelantikan Tumenggung Surajaya atau Mbah Lamong oleh Sunan Giri IV sebagai Adipati pertama Lamongan.
“Kenapa harus kita peringati setiap tahunnya? Tentu ini mengingatkan kepada kita semua bahwa kita semua diberikan amanah untuk memimpin,” ujar Pak Yes.
Menurutnya, pesan terbesar dari sejarah Lamongan adalah tanggung jawab moral dalam memimpin, mulai dari lingkup pemerintahan hingga keluarga.
“Kita harus amanah terhadap apa yang dipimpinnya. Memimpin masyarakat, keluarga, bahkan memimpin diri sendiri,” katanya.
Di tengah derasnya arus budaya asing dan perkembangan teknologi informasi, Pak Yes juga menyoroti ancaman perubahan karakter sosial masyarakat. Ia menilai identitas budaya Lamongan harus terus dijaga agar tidak tergerus zaman.
“Kita terus membuat jati diri kita agar tidak berubah karena perubahan sosial, karena arus budaya asing, dan arus budaya lainnya akibat teknologi informasi yang semakin berkembang,” ungkapnya.
Ia menegaskan masyarakat Lamongan harus tetap menjaga karakter santun, penuh keteladanan, serta berpegang pada nilai budaya Jawa dan Indonesia.
“Kita terus berkomitmen, siapapun kita punya tanggung jawab untuk menjadikan Lamongan semakin megilan, semakin jaya, dan membawa kesejukan serta kesejahteraan bagi seluruh warga,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar