SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dimanfaatkan Bupati Sidoarjo H. Subandi untuk menguatkan pesan persatuan dan semangat pembangunan. Selasa (16/6/2026), ia meresmikan Menara Masjid At-Taqwa di Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, yang menjadi simbol kebersamaan dan gotong royong masyarakat pesisir.
Peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri anggota DPRD Sidoarjo, Kapolsek Sedati, jajaran Forkopimka Sedati, tokoh agama, tokoh masyarakat, Pj Kepala Desa Kalanganyar, pengurus masjid, RT/RW, serta ratusan warga setempat.
Dalam sambutannya, Subandi mengapresiasi kekompakan warga yang berhasil mewujudkan pembangunan menara masjid secara bersama-sama. Menurutnya, berdirinya menara yang megah tersebut menjadi bukti kuat bahwa semangat gotong royong masih hidup dan menjadi modal penting dalam membangun daerah.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat bersama-sama meresmikan Menara Masjid At-Taqwa Kalanganyar. Berdirinya menara ini merupakan hasil kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong masyarakat. Ini bukti bahwa persatuan mampu melahirkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Subandi.
Ia menegaskan pembangunan sarana keagamaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, dirinya memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan menara masjid tersebut.
Pada kesempatan itu, Subandi juga memastikan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus memberikan perhatian terhadap pengembangan sarana ibadah di berbagai wilayah. Ia bahkan meminta pengurus Masjid At-Taqwa mengajukan proposal kebutuhan pembangunan lanjutan agar dapat dikawal sesuai mekanisme yang berlaku.
“Insyaallah pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap pembangunan sarana ibadah. Silakan kebutuhan yang masih diperlukan diajukan melalui proposal agar dapat kami tindak lanjuti sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Tak hanya berbicara soal sarana keagamaan, Subandi juga membeberkan sejumlah program pembangunan infrastruktur yang akan digulirkan di kawasan pesisir Sedati, khususnya Kalanganyar. Salah satunya program betonisasi jalan yang akan dilakukan secara bertahap untuk memperkuat konektivitas wilayah dan menunjang aktivitas masyarakat.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur menjadi kunci untuk mendukung sektor perikanan, wisata, hingga pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.
“Kami ingin kawasan pesisir Kalanganyar terus berkembang. Jalan yang baik akan memperlancar aktivitas nelayan, mendukung sektor wisata, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” jelasnya.
Meski pemerintah daerah menghadapi tantangan akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, Subandi menegaskan pembangunan di Kabupaten Sidoarjo tidak boleh terhenti.
“Kita harus terus berinovasi. Meskipun ada efisiensi anggaran, pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan daerah harus tetap berjalan,” tegasnya.
Dalam momen yang bertepatan dengan Tahun Baru Islam tersebut, Subandi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengakhiri perbedaan politik pasca pesta demokrasi dan kembali bersatu membangun daerah.
“Demokrasi sudah selesai. Sekarang saatnya seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan warga bersatu kembali membangun daerahnya. Jangan sampai perbedaan politik menghambat pembangunan,” tandasnya.
Ia juga meminta para kepala desa menjadi pemersatu masyarakat dengan merangkul seluruh warga tanpa membedakan pilihan politik maupun latar belakang.
“Semua harus dirangkul. Kita memiliki tujuan yang sama, yakni membangun dan menyejahterakan masyarakat. Dengan kebersamaan, pembangunan akan lebih mudah diwujudkan,” pungkasnya.
Peresmian Menara Masjid At-Taqwa Kalanganyar menjadi lebih dari sekadar seremoni pembangunan fisik. Momentum 1 Muharram tersebut sekaligus menjadi ajakan untuk memperkuat nilai keagamaan, menjaga persatuan, dan menumbuhkan semangat gotong royong demi mewujudkan Sidoarjo yang semakin maju dan sejahtera.
Penulis : Tom
Editor : Zainul Arifin


















Komentar