SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggratiskan layanan Trans Jatim pada 17 Agustus 2026. Kebijakan ini berlaku selama sehari di seluruh koridor Trans Jatim kawasan Gerbangkertasusila dan Malang Raya, kecuali layanan Trans Jatim Luxury.
Kebijakan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga diarahkan untuk memperkenalkan transportasi publik kepada masyarakat yang selama ini belum menggunakannya.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan layanan gratis tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada masyarakat sekaligus ajakan untuk mencoba menggunakan transportasi umum.
“Ini menjadi kado kemerdekaan bagi masyarakat Jawa Timur. Khusus 17 Agustus, silakan manfaatkan Trans Jatim secara gratis di seluruh koridor Gerbangkertasusila dan Malang Raya, kecuali Trans Jatim Luxury,” kata Khofifah di Surabaya, Sabtu (15/8).
Menurut Khofifah, kemudahan mobilitas merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang dapat dirasakan langsung masyarakat. Transportasi memungkinkan warga menjangkau berbagai kebutuhan, mulai dari aktivitas pekerjaan hingga pendidikan dan pelayanan publik.
“Kemerdekaan harus bisa kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya melalui kemudahan masyarakat untuk bergerak, menjangkau berbagai aktivitas dan terhubung satu sama lain,” tuturnya.
Trans Jatim, kata Khofifah, memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar mengantarkan penumpang dari satu tempat ke tempat lain. Keberadaan layanan tersebut berkaitan dengan akses masyarakat terhadap tempat bekerja, sekolah, perguruan tinggi, pusat pelayanan publik, pusat ekonomi dan ruang sosial.
“Di setiap perjalanan ada aktivitas ekonomi, pendidikan, pekerjaan dan perjumpaan antarmasyarakat. Maka ketika akses mobilitas semakin mudah, sesungguhnya kita juga sedang membuka semakin banyak peluang bagi masyarakat,” jelasnya.
Momentum layanan gratis pada 17 Agustus juga diharapkan dapat memperluas penggunaan transportasi publik. Khofifah secara khusus mengajak masyarakat yang belum pernah menggunakan Trans Jatim memanfaatkan kesempatan tersebut.
“Mungkin ada masyarakat yang selama ini belum pernah naik Trans Jatim. Pada 17 Agustus nanti, silakan mencoba. Mari kita rasakan bersama bahwa transportasi publik bisa menjadi pilihan mobilitas yang nyaman dan terjangkau,” ujarnya.
Pemprov Jatim juga menempatkan pengembangan transportasi publik sebagai bagian dari upaya membangun pola mobilitas yang lebih berkelanjutan. Penggunaan angkutan umum dinilai dapat membantu meningkatkan efisiensi perjalanan, mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi, mengurangi kepadatan lalu lintas dan mendukung pengurangan emisi.
“Mari kita jadikan transportasi publik sebagai bagian dari gaya hidup mobilitas yang lebih aman, nyaman, efisien dan berkelanjutan. Transportasi publik adalah fasilitas bersama, maka mari kita manfaatkan sekaligus kita jaga bersama-sama,” pesannya.
Khofifah juga mengaitkan penguatan Trans Jatim dengan konektivitas antarkawasan. Menurutnya, akses transportasi yang semakin baik dapat membuka peluang masyarakat untuk menjangkau pendidikan, pekerjaan dan pusat-pusat perekonomian.
“Ketika konektivitas semakin baik, akses masyarakat terhadap pendidikan, pekerjaan maupun pusat-pusat ekonomi juga semakin terbuka. Inilah salah satu bentuk bagaimana pembangunan transportasi publik memberikan dampak terhadap produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Karena itu, masyarakat diminta memanfaatkan layanan gratis tersebut dengan tetap menjaga fasilitas transportasi publik. Khofifah mengajak warga menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan melalui penggunaan fasilitas bersama.
“Silakan manfaatkan layanan gratis Trans Jatim pada 17 Agustus. Ajak keluarga, sahabat dan orang-orang terdekat menikmati perjalanan menggunakan transportasi publik,” ajaknya.
Khofifah menutup ajakannya dengan pesan tentang mobilitas dan konektivitas sebagai bagian dari semangat kemerdekaan. “Merdeka untuk Bergerak, Merdeka untuk Terhubung. Jawa Timur untuk Semua. Dirgahayu Ke-81 Republik Indonesia. Semoga Indonesia semakin maju, berdaulat dan sejahtera,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar