PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 172 calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pasuruan resmi menuntaskan pendidikan dan pelatihan (diklat) di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpur Mar) 3 Grati, Jumat (31/7/2026). Seluruh peserta dinyatakan lulus setelah mengikuti pendidikan bela negara dan pelatihan manajerial selama 45 hari.
Penutupan diklat ditandai dengan upacara yang dipimpin Kepala Departemen Kesenjataan Kavaleri Kolatmar, Kolonel Marinir Baju Kelana Putra, di Lapangan Puslatpur Mar 3 Grati.
“Dengan ini kami nyatakan bahwa Diklat SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia) KDKMP dan KNMP di Puslatpur Mar 3 Grati ditutup,” ujarnya.
Komandan Puslatpur Mar 3 Grati, Letkol Marinir Arif Nugroho, menjelaskan diklat berlangsung sejak 17 Juni hingga 31 Juli 2026. Program tersebut diawali pendidikan bela negara selama satu bulan, kemudian dilanjutkan pelatihan manajerial selama dua pekan.
“Jadi dari 45 hari diklat, satu bulan pertama adalah pendidikan bela negara dan dua minggu selanjutnya diisi dengan pelatihan manajerial. Syukur alhamdulillah semuanya lancar,” katanya.
Arif berharap seluruh peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh saat menjalankan tugas sebagai manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Menurutnya, kedisiplinan, tanggung jawab, dan dedikasi menjadi bekal utama dalam mengelola koperasi.
“Harapannya tingkat kedisiplinan, tanggung jawab, dan dedikasi pada negara sangat tinggi dan terus meningkat. Sehingga ketika ditugaskan sebagai manajer, maka sudah siap,” tegasnya.
Salah seorang peserta, Syaiful (43), calon manajer KDKMP dari Kecamatan Grati, mengaku memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti pelatihan. Ia merasa lebih siap menghadapi tantangan dalam mengelola koperasi.
“Jadi lebih disiplin, tangguh dan Insya Allah siap untuk menghadapi tantangan ke depan selama memanage KDMP,” ungkapnya.
Usai upacara penutupan, suasana haru mewarnai pertemuan para peserta dengan keluarga yang telah menunggu sejak pagi. Sebagian membawa bunga, saling berpelukan, hingga makan bersama sebagai ungkapan syukur atas selesainya pendidikan dan pelatihan tersebut.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar