177 KKMP Perkuat Distribusi Pangan di Kota Semarang

Kamis, 27 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meninjau operasional KKMP sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meninjau operasional KKMP sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kota Semarang memperkuat ketahanan pangan dengan memperluas jaringan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) menjadi 177 unit yang fokus pada distribusi bahan pokok. Langkah ini diharapkan menciptakan sistem pangan mandiri sekaligus meningkatkan ekonomi lokal yang berkeadilan.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meninjau Gudang Logistik KKMP di Kelurahan Sampangan dan menekankan peran penting koperasi dalam mendekatkan pangan ke masyarakat. “Kami ingin semua warga mendapatkan akses pangan yang merata dan harga yang terjangkau. KKMP menjadi fondasi distribusi yang adil dan efisien,” ujarnya.

Hingga Oktober 2025, 38 KKMP yang telah berjalan menunjukkan dampak signifikan bagi masyarakat. Dengan modal Rp448 juta dan 4.566 anggota aktif, koperasi mampu menyediakan pangan dengan harga lebih murah dan membuka lapangan kerja. Agustina menambahkan, “KKMP Gedawang menjadi contoh bagaimana koperasi tidak hanya mendistribusikan pangan, tetapi juga mengedukasi anggota dan mendorong inovasi bisnis lokal.”

Program ini diiringi strategi penguatan berupa pendampingan manajemen, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, dukungan permodalan, integrasi digital, dan kemitraan dengan berbagai pihak. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, keberadaan KKMP juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan komunitas. “Setiap koperasi yang berhasil menunjukkan bahwa ekonomi lokal bisa tumbuh tanpa mengorbankan akses masyarakat terhadap pangan,” katanya.

Agustina menekankan bahwa keberhasilan perintis KKMP akan menjadi model untuk kelurahan lainnya. “Kami membangun fondasi kuat untuk ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan. Keberhasilan 38 koperasi pertama ini menjadi cetak biru bagi ekspansi selanjutnya,” ujarnya.

Pendekatan berbasis komunitas dan kolaboratif membuat Kota Semarang menjadi pionir dalam sistem ketahanan pangan yang inklusif, efisien, dan berkeadilan. Program ini juga diharapkan menjadi teladan bagi kota lain di Indonesia dalam membangun distribusi pangan yang merata.

Penulis : Himah

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru