25 Desa di Lamongan Naik Jadi Desa Mandiri, Total Capai 304 Desa

Selasa, 15 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Sebanyak 25 desa di Kabupaten Lamongan naik status dari Desa Maju menjadi Desa Mandiri pada 2026. Dengan tambahan tersebut, jumlah Desa Mandiri di Lamongan kini mencapai 304 desa dari total 462 desa.

Kenaikan itu berdasarkan hasil Indeks Desa (ID) 2026. Pada tahun sebelumnya, jumlah Desa Mandiri di Kabupaten Lamongan tercatat sebanyak 279 desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lamongan Joko Raharto mengatakan peningkatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian desa, daya saing, serta optimalisasi potensi yang dimiliki masing-masing wilayah.

“Indeks Desa 2026 sendiri mengukur enam dimensi, yakni layanan dasar, sosial, ekonomi, lingkungan, aksesibilitas, serta tata kelola pemerintahan desa. Kenaikan status desa dari Desa Maju menjadi Desa Mandiri membawa dampak signifikan terhadap kemandirian fiskal, tata kelola, dan kesejahteraan masyarakat,” tutur Joko Raharto saat ditemui, Senin (14/9) di Kantor DPMD Kabupaten Lamongan.

Sebanyak 25 desa yang naik status tersebut tersebar di 17 kecamatan. Sebaran itu menunjukkan peningkatan status desa terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Lamongan.

Desa yang naik status menjadi Desa Mandiri tersebut yakni Desa Balongwangi, Kecamatan Tikung; Desa Kedungwangi, Kecamatan Sambeng; Desa Keyongan, Kecamatan Babat; Desa Songowareng, Kecamatan Bluluk; dan Desa Jubelkidul, Kecamatan Sugio.

Selanjutnya Desa Bangkok, Kecamatan Glagah; Desa Sumberjo, Kecamatan Lamongan; Desa Maor, Kecamatan Kembangbahu; Desa Bambang, Kecamatan Turi; Desa Kalipang, Kecamatan Sugio; Desa Pelangwot, Kecamatan Laren; Desa Mojodadi, Kecamatan Kedungpring; Desa Bandungsari, Kecamatan Sukodadi; serta Desa Cungkup, Kecamatan Pucuk.

Daftar berikutnya mencakup Desa Plumpang, Kecamatan Sukodadi; Desa Sidokumpul, Kecamatan Sambeng; Desa Banjargondang, Kecamatan Bluluk; Desa Menganti, Kecamatan Glagah; Desa Ketapangtelu, Kecamatan Karangbinangun; Desa Sidomulyo, Kecamatan Deket; Desa Sumberbanjar, Kecamatan Bluluk; Desa Keting, Kecamatan Sekaran; Desa Medang, Kecamatan Glagah; Desa Gempoltukmloko, Kecamatan Sarirejo; dan Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu.

Kenaikan tersebut sekaligus memperkuat posisi Desa Mandiri di Lamongan. Dari 462 desa yang ada, 304 desa kini berstatus Mandiri, naik dibandingkan 279 desa pada 2025.

Selain bertambahnya jumlah desa Mandiri, DPMD Lamongan mencatat tidak terdapat desa berstatus Mandiri yang turun kembali menjadi Desa Maju pada 2026.

Joko menyebut kondisi tersebut menunjukkan keberlanjutan pembangunan desa sekaligus stabilitas capaian berdasarkan indeks yang digunakan.

“Desa-desa di Kabupaten Lamongan berhasil mempertahankan kualitas pelayanan publik dan kemandiriannya tanpa mengalami kemunduran nilai indeks desa,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Berita Terbaru