28 Hari Hidup Hanya dengan Air Putih, Dua Anak di Kendal Setia Menunggui Jenazah Ibu

Senin, 3 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL, RadarBangsa.co.id – Dua kakak beradik di Kendal, Jawa Tengah, ditemukan dalam kondisi lemas setelah hampir sebulan menunggui jenazah sang ibu tanpa makan, hanya bertahan dengan air putih. Keduanya kini dirawat di Rumah Sakit Muhammadiyah Boja, Kendal.

Putri Setya Gita Pratiwi (23) dan adiknya, Intan Ayu Sulistyowati (19), masih terbaring lemah saat dikunjungi Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari di rumah sakit tersebut, Senin (3/11/2025).

Intan hanya memandang tanpa mampu berbicara, sementara Putri sesekali menjawab pelan pertanyaan sang bupati.

Pegang Teguh Pesan Ibu

Putri bercerita, ibunya, Setyaningsih (51), meninggal dunia pada 13 Oktober 2025 setelah sakit sejak awal bulan. Sebelum meninggal, sang ibu sempat berpesan agar tidak merepotkan tetangga.

“Ibu tidak ingin merepotkan tetangga. Pesan itu kami pegang. Saya dan adik tidak memberi tahu siapa pun,” ujar Putri pelan.

Sejak ibunya jatuh sakit pada 4 Oktober, Putri dan Intan berhenti makan. Setelah sang ibu meninggal, keduanya menutup rapat rumah mereka di Dusun Songopuro, Desa Bebengan, Kecamatan Boja, dan hanya bertahan hidup dengan air sumur yang direbus.

Hingga akhirnya, pada Sabtu (1/11), warga mendobrak pintu rumah karena mencium bau tidak sedap. Saat itu, jenazah Setyaningsih telah membusuk, sementara Putri dan Intan ditemukan sangat lemah.

Kondisi Berangsur Membaik

Dokter Rumah Sakit Muhammadiyah Boja, Arfa Bima F, mengatakan kondisi kedua pasien perlahan membaik setelah dirawat intensif.

“Keduanya masuk dalam kondisi sangat lemas dan dehidrasi. Hasil pemeriksaan gula darah normal, tapi fisik mereka drop,” ujar Arfa.

Secara psikologis, kata Arfa, keduanya masih menunjukkan gangguan ringan dan sering memberikan jawaban yang berubah-ubah. Karena di rumah sakit belum tersedia psikiater, keduanya akan dikonsultasikan ke RS Muhammadiyah lain yang memiliki layanan kejiwaan.

Awal Diketahui dari Bau Menyengat

Kepala Desa Bebengan, Wastoni, menuturkan keluarga tersebut dikenal cukup mampu dan aktif di lingkungan sekitar.

Tetangga mulai curiga setelah mencium bau busuk dan melihat banyak lalat di jendela rumah.

“Pintunya dikunci dan diganjal dengan kursi. Setelah dibuka, ditemukan ibunya sudah meninggal, dua anaknya lemas,” ujar Wastoni.

Warga kemudian memandikan jenazah dan mengurus pemakaman, sementara kedua anak dibawa ke rumah sakit.

Dipuji Bupati Sebagai Anak Berbakti

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyebut Putri dan Intan sebagai anak berbakti yang memegang pesan ibunya dengan teguh hingga akhir.

“Sampai ibunya meninggal pun, mereka tetap menunggui karena tidak mau merepotkan tetangga,” kata Dyah.

Pemkab Kendal, lanjut Dyah, akan menanggung seluruh biaya perawatan keduanya melalui BPJS yang telah diaktifkan kembali.

Setelah kondisi membaik, Putri dan Intan akan dititipkan di Panti Margi Utomo untuk mendapatkan pelatihan keterampilan kerja.

“Nanti mereka akan diberi pelatihan dan peralatan agar bisa bekerja dari rumah. Kami ingin keduanya bisa mandiri dan kembali berinteraksi dengan masyarakat,” ujarnya.

 

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Berita Terbaru