3.591 Hafidz dan Hafidzah Dikukuhkan Bupati Lamongan, Wujud Nyata Pembangunan SDM Berakhlak

Jumat, 23 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengukuhkan ribuan hafidz dan hafidzah dalam Wisuda Tahfidz ke-7 di Alun-Alun Lamongan, 22 Mei 2025 (Dok Istimewa)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengukuhkan ribuan hafidz dan hafidzah dalam Wisuda Tahfidz ke-7 di Alun-Alun Lamongan, 22 Mei 2025 (Dok Istimewa)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Sebanyak 3.591 anak di Kabupaten Lamongan secara resmi dikukuhkan sebagai hafidz dan hafidzah oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dalam perhelatan Wisuda Tahfidz ke-7 yang digelar di Alun-Alun Kabupaten Lamongan, Kamis (22/5/2025). Prosesi berlangsung khidmat dan menjadi penanda keberhasilan program “Lamongan Menghafal Al-Qur’an” yang terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Lamongan.

Program ini menjadi bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul yang tak hanya mengedepankan aspek intelektual, tetapi juga spiritual dan moral. Menurut Bupati Yuhronur Efendi yang akrab disapa Pak Yes wisuda tahfidz merupakan wujud nyata dari realisasi misi kedua Pemkab Lamongan, yaitu mencetak SDM unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia yang siap menjawab tantangan zaman.

“Selamat kepada seluruh siswa yang telah dikukuhkan menjadi hafidz dan hafidzah. Ini adalah langkah besar dalam membentuk generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual,” ujar Pak Yes dalam sambutannya.

Lebih jauh, Bupati menyampaikan bahwa SDM merupakan aset strategis untuk pengembangan soft power daerah. Dengan potensi sumber daya manusia yang religius dan cakap, Lamongan diyakini mampu menghadapi dinamika global dengan pondasi nilai yang kuat.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Biyanto, turut mengapresiasi program “Lamongan Menghafal”. Menurutnya, keseimbangan antara pendidikan akademik dan spiritual adalah kunci dalam membentuk generasi yang berpengetahuan, berkarakter, serta memiliki nilai-nilai luhur.

“Program ini sangat positif. Ketika anak-anak tidak hanya cerdas secara intelektual tapi juga kuat secara spiritual, maka akan tumbuh pribadi-pribadi berintegritas yang mampu menghadapi tantangan hidup dengan bijak,” kata Biyanto.

Sementara itu, Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lamongan, Munif Syarif, menjelaskan bahwa prosesi wisuda didahului dengan proses ujian yang diikuti oleh 7.810 siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Dari jumlah tersebut, 3.591 siswa berhasil meraih predikat A dan berhak mengikuti wisuda. Sisanya, sebanyak 1.549 memperoleh predikat B, 814 predikat C, dan 1.856 lainnya belum memenuhi syarat.

“Hari ini ada 385 lembaga pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA hingga pondok pesantren yang ikut dalam wisuda. Para peserta minimal harus hafal satu juz sebagai syarat utama kelulusan,” terang Munif.

Seluruh hafidz dan hafidzah yang dinyatakan lulus ujian tahfidz akan menerima sertifikat resmi dari LPTQ Kabupaten Lamongan. Sertifikat ini tak hanya menjadi pengakuan atas kemampuan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga dapat digunakan sebagai tambahan nilai saat mendaftar ke jenjang pendidikan berikutnya.

Wisuda tahfidz ini menjadi cerminan bahwa pembangunan karakter melalui penguatan nilai-nilai agama terus menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Lamongan. Dengan generasi muda yang berakhlakul karimah, masa depan Lamongan yang religius, berdaya saing, dan unggul bukanlah sekadar visi, melainkan sebuah keniscayaan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah
Extranas ke-8 Digelar di Lamongan, Libatkan 137 Madrasah dari 19 Provinsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Sabtu, 12 September 2026 - 18:27

Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas

Sabtu, 12 September 2026 - 17:46

Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya

Berita Terbaru