Direksi dan Komisaris Baru Resmi Dilantik, Gubernur Khofifah Dorong Bank Jatim Jadi BPD Terdepan di Indonesia

- Redaksi

Kamis, 22 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah bersama jajaran direksi dan komisaris baru Bank Jatim saat RUPS 2025 (Dok Istimewa)

Gubernur Khofifah bersama jajaran direksi dan komisaris baru Bank Jatim saat RUPS 2025 (Dok Istimewa)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Jajaran pengurus baru PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar di Kantor Pusat Bank Jatim, Kamis (22/5/2025).
Pergantian dan penataan struktur ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Bank Jatim sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi Jawa Timur di tengah dinamika ekonomi nasional dan global yang terus berubah.

Dalam susunan pengurus baru tersebut, Winardi Legowo kembali dipercaya memimpin sebagai Direktur Utama. Bersamanya, Arief Wicaksono mengisi posisi Wakil Direktur Utama, sebuah jabatan baru yang diperkenalkan sebagai bagian dari proses penguatan kelompok usaha Bank Jatim dan konsolidasi internal yang telah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Posisi lainnya diisi oleh para profesional berpengalaman, antara lain Tonny Prasetyo sebagai Direktur Bisnis Mikro, Ritel & Usaha Syariah, Umi Rodiyah sebagai Direktur Kepatuhan, Wahyukusumo Wisnubroto Direktur Keuangan, Treasury & Global Service, Arif Suhirman Direktur Bisnis Menengah, Korporasi & Jaringan, Wiweko Probojakti Direktur IT Digital & Operasional, serta Wioga Adhiarma Aji Direktur Manajemen Risiko.

Sementara itu, Dewan Pengawas Syariah tetap dipimpin oleh KH Afifuddin Muhajir dengan anggota Prof Muhammad Nasih dan Ir Tahmid Mashudi.

Sedangkan Dewan Komisaris diisi oleh figur-figur yang kompeten dan independen seperti Komisaris Utama Independen Adi Sulistyowati, dan beberapa komisaris independen lainnya.

Gubernur Jawa Timur sekaligus pemegang saham utama Bank Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan RUPS yang berjalan lancar dan profesional.

Menurutnya, pembentukan jabatan Wakil Direktur Utama serta penataan struktur pengurus merupakan respons strategis terhadap tantangan dan peluang dalam pengelolaan Kelompok Usaha Bank (KUB) yang telah disahkan OJK.

“Ini bukan sekadar restrukturisasi biasa, tapi sebuah langkah untuk memperkuat sinergi internal dan meningkatkan daya saing Bank Jatim di tingkat regional maupun nasional,” ujar Khofifah.

Khofifah menegaskan bahwa Bank Jatim bukan hanya bank daerah biasa. Bank ini memiliki peran vital sebagai katalisator investasi dan pembiayaan di sektor-sektor strategis seperti pelabuhan, konektivitas transportasi, kawasan ekonomi khusus, serta sektor maritim unggulan.

Dalam visi besar “Jatim Gerbang Baru Nusantara”, Bank Jatim diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi yang mendorong Jawa Timur sebagai pusat integrasi ekonomi Indonesia Timur.

“Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,03 persen pada 2024 di tengah tantangan global membuktikan kekuatan dan daya tahan daerah ini. Bank Jatim adalah salah satu pilar utama yang mendukung momentum ini melalui layanan pembiayaan yang adaptif dan inklusif,” tegas Khofifah.

Dukungan Bank Jatim terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) juga menjadi perhatian khusus. Program GASPOL UMKM (Gerakan Solusi Permodalan) yang digagas Bank Jatim telah menjadi motor penggerak inklusi keuangan di sektor riil, membantu pelaku usaha kecil dan menengah mendapatkan akses modal yang selama ini menjadi kendala utama mereka.

Dari sisi kinerja keuangan, Bank Jatim menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pada tahun buku 2024, Bank Jatim mencatat laba bersih sebesar Rp1,281 triliun, yang menjadi yang tertinggi di antara bank pembangunan daerah seluruh Indonesia.

Total aset tumbuh signifikan sebesar 13,76 persen menjadi Rp118,142 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp90,016 triliun, sementara Kredit Yang Disalurkan (KYD) juga naik menjadi Rp75,353 triliun, menunjukkan kepercayaan masyarakat dan investor yang semakin kuat terhadap bank ini.

Winardi Legowo sebagai Direktur Utama menyatakan komitmennya untuk melanjutkan tongkat estafet pengelolaan Bank Jatim agar terus tumbuh menjadi institusi yang tidak hanya sehat secara finansial, tapi juga hadir nyata di tengah masyarakat.

“Kami bertekad memperkuat peran Bank Jatim sebagai enabler utama percepatan pembangunan ekonomi Jawa Timur yang inklusif dan merata,” ujarnya.

Khofifah mengingatkan bahwa momentum ini harus menjadi pendorong sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan sektor swasta.

“Jawa Timur telah menegaskan posisinya sebagai Center of Gravity Ekonomi Indonesia Timur. Dengan dukungan perbankan daerah seperti Bank Jatim, kita optimis mampu mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan berkualitas,” tutup Gubernur.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:32 WIB

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:06 WIB

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:00 WIB

Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:52 WIB

Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Berita Terbaru