3 RTLH di Sedati Sidoarjo Segera Dibedah, Bantuan Naik Jadi Rp27 Juta

Senin, 24 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Subandi meninjau RTLH warga di Sedati, Sidoarjo, Senin (24/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Subandi meninjau RTLH warga di Sedati, Sidoarjo, Senin (24/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Tiga rumah tidak layak huni (RTLH) di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, akan mulai diperbaiki pada September 2026. Kepastian itu disampaikan Bupati Sidoarjo H. Subandi setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga rumah warga kurang mampu, Senin (24/8/2026).

Tiga RTLH tersebut berada di Desa Pabean dan Desa Pranti. Dua rumah di Desa Pabean masing-masing ditempati Lilik Kustinah dan Nur Maskanah, sedangkan satu rumah di Desa Pranti ditempati Sudarmi.

Subandi memastikan perbaikan mencakup peninggian rumah, perbaikan atap, hingga pembenahan kamar mandi. Sebelum pekerjaan dimulai, warga dan lingkungan sekitar diminta bergotong royong membersihkan serta memindahkan barang-barang dari dalam rumah.

“Akhir bulan harus bersih, biar bulan sembilan mulai pelaksanaan perbaikannya,” ujar Subandi saat meninjau rumah Sudarmi di Desa Pranti.

Menurut Subandi, perbaikan RTLH tidak hanya menyangkut kondisi fisik bangunan, tetapi juga memastikan warga kurang mampu memiliki hunian yang aman, sehat dan nyaman. Ia berharap perbaikan dapat mencegah rumah bocor maupun kemasukan air saat musim hujan.

“Semoga segera dilakukan perbaikan agar saat musim hujan tiba, rumah ini tidak sampai bocor, air tidak sampai masuk ke dalam rumah,” katanya.

Wakil Ketua IV Baznas Sidoarjo Ilhamuddin mengatakan, renovasi tiga RTLH tersebut ditargetkan mulai awal September. Baznas juga akan membantu memindahkan barang-barang milik penerima manfaat dan menyiapkan hunian sementara selama proses perbaikan berlangsung.

“Agustus ini kita kondisikan barang-barangnya bisa dipindah, termasuk mempersiapkan penerima bantuan untuk sementara tinggal di mana. Sehingga awal September segera dikerjakan,” jelas Ilhamuddin.

Program tersebut menjadi bagian dari penanganan RTLH oleh Baznas Sidoarjo. Hingga kini, sekitar 700 rumah telah mendapatkan bantuan melalui program bedah rumah.

Ke depan, penanganan RTLH akan menggunakan data yang lebih terintegrasi. Baznas Sidoarjo bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tengah menyelesaikan penyatuan data dari Baznas, Dinas Sosial, serta Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR).

Langkah itu ditujukan agar bantuan tidak tumpang tindih dan warga yang benar-benar membutuhkan dapat menjadi prioritas.

“Pak Bupati menghendaki nanti ada data tunggal. Bukan data Baznas saja, bukan data Dinsos atau Perkim, tetapi digabungkan menjadi satu, kemudian dilakukan survei. Nanti muncul satu data yang dikeluarkan pemerintah daerah,” paparnya.

Seiring kenaikan harga bahan bangunan, nilai maksimal bantuan RTLH juga meningkat. Jika sebelumnya berkisar Rp20 juta hingga Rp25 juta, kini bantuan maksimal mencapai Rp27 juta untuk setiap rumah.

“Awalnya memang Rp20 juta sampai Rp25 juta, tapi karena harga barang naik, maksimal menjadi Rp27 juta,” kata Ilhamuddin.

Penanganan RTLH selanjutnya juga akan melibatkan Dinas Perkim CKTR bersama Baznas Sidoarjo. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperluas cakupan perbaikan rumah warga yang membutuhkan.

“Bisa dikerjakan oleh Baznas, bisa dikerjakan oleh Perkim, saling berkolaborasi,” ujarnya.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru