343 Makam Pahlawan di Lamongan Jadi Titik Renungan Jelang HUT ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Menjelang pergantian hari menuju peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Negara Lamongan, Senin dini hari (17/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari tradisi menjelang peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI. Prosesi digelar sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang dengan pengorbanan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.

Bupati Yuhronur Efendi mengatakan, perjuangan para pahlawan menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa hingga kemerdekaan dapat diwujudkan dan dipertahankan. Ia juga menyampaikan penghormatan kepada para pejuang yang dimakamkan di TMP Kusuma Negara maupun mereka yang gugur tanpa diketahui identitasnya.

“Sebanyak 343 makam TNI, Polri, pegawai sipil, dan pejuang, serta 53 pahlawan tak dikenal, bersemayam di taman makam ini. Begitu pula para pahlawan yang tidak dikenal nama dan tempatnya, di kota-kota, di dusun-dusun, di lereng-lereng gunung, di lembah ngarai, hingga dasar lautan. Kami menyatakan hormat yang sebesar-besarnya,” tutur Pak Yes.

Puncak prosesi ditandai dengan pembacaan naskah ikrar penghormatan kepada para pahlawan oleh Dandim 0812 Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo. Dalam ikrar tersebut, ia menyampaikan penghormatan atas keikhlasan, pengorbanan, dan kesucian perjuangan para pahlawan.

Menurut Letkol Deni, Apel Kehormatan dan Renungan Suci bukan sekadar tradisi seremonial tahunan. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk mengheningkan cipta sekaligus kembali menghayati nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan.

“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini berdiri di atas pengorbanan jiwa, raga, dan tetesan darah para pejuang di TMP Kesuma Negara ini.Tugas kita hari ini—TNI, Polri, Pemerintah Daerah, hingga generasi muda Pramuka—adalah memastikan bahwa api perjuangan tersebut tidak padam,” ujarnya.

Ia menegaskan sinergitas dan soliditas antarinstansi menjadi bagian penting dalam meneruskan cita-cita para pendiri bangsa. Semangat perjuangan para pahlawan, kata dia, perlu menjadi landasan dalam menjaga kedaulatan, merawat persatuan, serta mengabdi kepada masyarakat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Minggu, 1 November 2026 - 22:00

Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Berita Terbaru