LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama TP PKK dan Baznas Lamongan menyalurkan bantuan sosial Ramadan kepada 46 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), sebagai bentuk kepedulian terhadap ribuan anak asuh di wilayah tersebut.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, di Pendopo Lokatantra, Lamongan, Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan memperkuat dukungan bagi anak yatim, terlantar, dan kurang mampu.
“Pasal 34 UUD 1945 mengamanatkan negara memelihara fakir miskin dan anak terlantar. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. LKSA dan yayasan menjadi mitra strategis dalam memastikan anak-anak ini mendapatkan perhatian,” ujar Yuhronur, yang akrab disapa Pak Yes.
Ketua Forum LKSA Lamongan, Nadzir, mengungkapkan, saat ini terdapat 46 LKSA berizin operasional yang tersebar hampir di seluruh kecamatan. Pada 2025, jumlah anak asuh tercatat 2.706 anak, sementara pada 2026 menjadi 2.517 anak. Penurunan itu dinilai sebagai indikator perbaikan kesejahteraan masyarakat.
“Jumlah pengasuh mencapai 482 orang, rata-rata tiap LKSA memiliki 10 sampai 15 pengasuh,” katanya.
Ketua Baznas Lamongan, Bambang Eko Muljono, menambahkan bantuan yang disalurkan bersumber dari zakat dan infak masyarakat. Sekitar 98 persen muzakki dan munfiq berasal dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lamongan.
Setiap LKSA menerima paket sembako berupa 50 kilogram beras, satu dus minyak goreng, dua dus mi instan, 10 kilogram gula, dua dus biskuit, serta bantuan uang tunai Rp5.500.000.
Pemkab Lamongan memastikan evaluasi program akan dilakukan setiap tahun agar penyaluran bantuan semakin tepat sasaran dan berdampak nyata bagi anak-anak yang membutuhkan.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar