60 Ton Benih Kedelai Disalurkan di Banyuwangi, Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 2 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Komandan Kodaeral V Brigjen TNI (Mar) Suwandi bersama Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menghadiri penanaman kedelai di Desa Purwoagung, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, Jumat (31/7/2026). Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Wakil Komandan Kodaeral V Brigjen TNI (Mar) Suwandi bersama Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menghadiri penanaman kedelai di Desa Purwoagung, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, Jumat (31/7/2026). Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – TNI Angkatan Laut bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memperluas pengelolaan lahan kedelai seluas 1.200 hektare sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan dan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor kedelai. Program tersebut melibatkan 55 kelompok tani di Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo.

Penanaman perdana dilakukan secara simbolis di Desa Purwoagung, Kecamatan Tegaldlimo, Jumat (31/7/2026). Kegiatan itu dihadiri Wakil Komandan Komando Daerah TNI AL V Brigjen TNI (Mar) Suwandi, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Wishnu Krestiawan, serta jajaran Forkopimda.

Brigjen Suwandi menegaskan kedelai merupakan komoditas strategis yang harus terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, peningkatan produksi dalam negeri menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kedelai merupakan komoditas strategis, sehingga peningkatan produksi dalam negeri harus menjadi komitmen bersama melalui sinergi pemerintah, TNI AL, dunia usaha, akademisi, dan para petani untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor,” ujarnya.

Dalam program tersebut, TNI AL menyalurkan bantuan 60.000 kilogram atau 60 ton benih kedelai unggul kepada 55 kelompok tani untuk ditanam di lahan seluas 1.200 hektare. Bantuan juga dilengkapi 10 paket alat dan mesin pertanian (alsintan) guna mendukung peningkatan produktivitas.

Benih yang disalurkan terdiri atas varietas Grobogan sebanyak 44.250 kilogram dan varietas Baluran sebanyak 15.750 kilogram. Suwandi berharap dukungan tersebut mampu meningkatkan hasil panen sekaligus memperkuat kesejahteraan petani.

“Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat kesejahteraan petani, serta memastikan ketersediaan pangan yang cukup, berkualitas, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono mengatakan sektor pertanian masih menjadi penopang utama perekonomian daerah. Produksi kedelai Banyuwangi juga terus menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun.

Pada 2024, luas tanam kedelai mencapai 3.040 hektare dengan produksi 6.153 ton. Tahun 2025 meningkat menjadi 3.917 hektare dengan produksi 7.932 ton, sedangkan hingga 29 Juli 2026 luas panen telah mencapai 793 hektare dengan produksi sementara 1.586 ton.

“Dengan kolaborasi dan gotong royong antara pemerintah, TNI AL, petani, serta seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis produktivitas kedelai di Banyuwangi akan terus meningkat sehingga mampu mendukung program swasembada pangan nasional,” ujar Mujiono.

Pemkab Banyuwangi bersama Lanal Banyuwangi juga berkomitmen memperkuat tata niaga pascapanen untuk mencegah praktik ijon atau tengkulak sehingga harga di tingkat petani tetap stabil. Rangkaian kegiatan turut diisi bakti sosial berupa pembagian paket sembako dan pelayanan kesehatan gratis dalam peringatan Hari Jadi Kodaeral Tahun 2026.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Berita Terbaru