BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Kondisi memprihatinkan infrastruktur pendidikan di Bangkalan kembali disorot. Sekitar 70 persen gedung sekolah tingkat SD dan SMP dilaporkan masih dalam kondisi kurang layak, bahkan sebagian tidak mampu menampung seluruh siswa.
Fakta ini disampaikan Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far saat mendampingi kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Abdul Mu’ti, di Kecamatan Burneh, Jumat (1/5/2026).
Persoalan ini menjadi krusial karena berdampak langsung pada kualitas pembelajaran. Keterbatasan ruang kelas dan fasilitas berpotensi mengganggu proses belajar serta menurunkan daya saing siswa.
“Sekitar 70 persen gedung sekolah kita masih kurang memadai. Ini menjadi tantangan serius yang harus segera ditangani,” ujar Fauzan.
Ia menegaskan, kehadiran pemerintah pusat harus menjadi momentum percepatan perbaikan sarana pendidikan di daerah. Tanpa intervensi yang kuat, kesenjangan kualitas pendidikan akan semakin lebar.
Selain isu sekolah rusak, kunjungan ini juga diwarnai peresmian Masjid Al Huda Muhammadiyah. Fauzan menilai keberadaan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan karakter masyarakat.
“Masjid punya peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berakhlak dan berkualitas,” katanya.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya peran institusi keagamaan dalam mendukung pendidikan. Ia menyebut masjid harus menjadi pusat pembelajaran dan pemberdayaan umat.
“Masjid harus dimakmurkan sekaligus memakmurkan masyarakat. Ini bagian dari membangun generasi unggul,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pemanfaatan teknologi digital sebagai peluang memperluas akses pendidikan. Internet dan media sosial dinilai dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif di tengah keterbatasan fasilitas fisik.
Bagi masyarakat, perbaikan infrastruktur sekolah menjadi kebutuhan mendesak. Tanpa ruang belajar yang layak, kualitas pendidikan sulit meningkat.
Kunjungan ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menghasilkan langkah konkret dalam pembenahan fasilitas pendidikan di Bangkalan.
“Harapan kami, ada solusi nyata agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan maksimal,” pungkas Fauzan.
Lainnya:
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
- Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








