Aksi Sosial Lia Istifhama dan MANTRA di Surabaya, Puluhan Anak Yatim Terima Santunan Ramadhan

Selasa, 10 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ning Lia bersama pengurus MANTRA Surabaya memberikan santunan kepada anak yatim dalam kegiatan “Ceria Berbagi, Indah Beribadah” di TEC Surabaya, Selasa (10/3). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ning Lia bersama pengurus MANTRA Surabaya memberikan santunan kepada anak yatim dalam kegiatan “Ceria Berbagi, Indah Beribadah” di TEC Surabaya, Selasa (10/3). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia, kembali menunjukkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Bersama organisasi Madura Nusantara (MANTRA), ia menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ceria Berbagi, Indah Beribadah” yang diisi dengan pembagian takjil, santunan anak yatim, serta buka puasa bersama di Tunjungan Electronic Center (TEC) Surabaya, Selasa (10/3).

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus dan anggota MANTRA Surabaya, relawan, serta puluhan anak yatim yang menjadi penerima santunan. Sejak sore hari, suasana di lokasi acara sudah dipenuhi aktivitas para relawan yang menyiapkan takjil untuk masyarakat sekaligus mempersiapkan rangkaian kegiatan berbuka puasa bersama.

Sejumlah relawan tampak membagikan takjil kepada masyarakat sekitar, termasuk penjaga toko dan pengunjung kawasan TEC. Kehadiran anak-anak yatim yang diundang khusus dalam kegiatan tersebut menambah suasana kebersamaan yang hangat di tengah kegiatan sosial yang digelar selama Ramadan.

Bagi Ning Lia, kegiatan berbagi tersebut bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan masyarakat.

“Alhamdulillah setelah sekian lama kita akhirnya bisa kembali berkumpul dalam kegiatan Madura Nusantara atau MANTRA. Semoga ke depan kita tetap bisa bersama dalam berbagai kegiatan positif seperti ini,” ujar Ning Lia saat memberikan sambutan di hadapan para peserta.

Ia mengaku terharu melihat antusiasme anggota MANTRA yang secara sukarela memberikan santunan kepada anak-anak yatim. Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan para anggota organisasi tersebut merupakan wujud nyata solidaritas masyarakat.

“Jujur saya sangat terharu melihat teman-teman MANTRA yang satu per satu memberikan santunan kepada anak-anak yatim. Ini menjadi bukti bahwa jiwa sosial mereka sangat tinggi. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan kelapangan rezeki oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Ning Lia juga mengingatkan pentingnya keyakinan kepada Tuhan dalam menjalani kehidupan, terutama dalam hal mencari rezeki. Ia mengutip sebuah hadis yang menggambarkan keyakinan manusia terhadap ketentuan Allah SWT.

“Dalam sebuah hadis dijelaskan bahwa ketika kita yakin Allah yang mencukupi rezeki kita, maka kita seperti seekor burung yang pagi hari meninggalkan sarangnya dalam keadaan lapar, lalu sore hari kembali dengan perut yang kenyang. Artinya, ketika kita keluar rumah untuk mencari rezeki, semoga kita kembali dengan membawa rezeki yang berkah,” tuturnya.

Ia juga berharap organisasi MANTRA terus berkembang menjadi komunitas yang solid dan memiliki semangat juang tinggi dalam memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“MANTRA ini semoga selalu memiliki jiwa petarung. Jangan mudah menyerah sebelum bertarung, seperti bunga yang tetap mekar dan kuat menghadapi berbagai keadaan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) MANTRA Surabaya, Muksin, menyampaikan bahwa kegiatan sosial tersebut dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, terutama para donatur yang memiliki kepedulian terhadap kegiatan sosial.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Mudah-mudahan dukungan panjenengan semua menjadi berkah dan barokah bagi kita semua,” kata Muksin.

Menurutnya, kegiatan berbagi seperti ini tidak hanya bertujuan membantu anak-anak yatim, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antaranggota MANTRA sekaligus memperkuat nilai solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah.

“Mudah-mudahan anggota MANTRA semakin solid dan kompak, serta terus bisa berbagi di seluruh Nusantara,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, puluhan anak yatim menerima santunan berupa bingkisan serta bantuan uang tunai. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus membantu meringankan kebutuhan mereka selama menjalani kehidupan sehari-hari.

“Selain bingkisan, kami juga memberikan sejumlah uang kepada anak-anak yatim agar mereka bisa merasa ceria. Selama ini kita tahu mereka tidak memiliki orang tua. Kalau bukan kita yang peduli kepada mereka, lalu siapa lagi?” tambah Muksin.

Menjelang waktu berbuka puasa, seluruh peserta kemudian berkumpul untuk menikmati hidangan yang telah disiapkan. Suasana kehangatan dan kebersamaan tampak jelas ketika anak-anak yatim, pengurus MANTRA, serta para relawan duduk bersama menikmati hidangan berbuka.

Tawa dan keceriaan anak-anak yatim menjadi pemandangan yang menghangatkan hati seluruh peserta yang hadir. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kebahagiaan dapat tercipta dari hal sederhana, yakni berbagi dengan sesama.

Melalui kegiatan “Ceria Berbagi, Indah Beribadah”, Ning Lia bersama organisasi MANTRA berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan yang dikenal sebagai momentum memperkuat nilai solidaritas dan kemanusiaan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru