Anak Tenggelam di Sungai Lamong Ditemukan Meninggal Hari Kedua Pencarian

Jumat, 6 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi korban anak tenggelam di Sungai Lamong oleh Tim SAR Gabungan, Jumat (6/2/2026). (Foto Dok Ho/nul-RadarBangsa.co.id)

Proses evakuasi korban anak tenggelam di Sungai Lamong oleh Tim SAR Gabungan, Jumat (6/2/2026). (Foto Dok Ho/nul-RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Upaya pencarian anak tenggelam di Sungai Lamong akhirnya berakhir duka. FN (10), warga Dusun Kedungcalok, Desa Kreterangon, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, ditemukan meninggal dunia pada hari kedua pencarian oleh Tim SAR Gabungan Polres Lamongan, Jumat (6/2/2026).

Pencarian dimulai sejak pagi hari setelah Kapolsek Sambeng IPTU Ridwan Hariyanto, S.M. memimpin apel dan koordinasi di Posko Balai Desa Kreterangon sekitar pukul 08.00 WIB. Tim gabungan kemudian melanjutkan penyisiran Sungai Lamong dengan memperluas radius pencarian, mengingat derasnya arus sungai akibat peningkatan debit air.

Tim SAR Gabungan terdiri atas personel Polres Lamongan, Basarnas, BPBD Kabupaten Lamongan, Satpolairud Polres Lamongan, relawan, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Mereka menyusuri aliran sungai secara intensif dengan metode pencarian darat dan air.

Sekitar pukul 11.00 WIB, korban berhasil ditemukan di aliran Sungai Lamong wilayah Dusun Setoyo, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 15 kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam. FN ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Petugas gabungan segera melakukan evakuasi dan pemeriksaan awal terhadap jenazah. Berdasarkan pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut. Ia juga mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika arus deras,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Berita Terbaru