SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menerima penghargaan “Senator Idola” dari Radar Surabaya, Selasa (31/03). Apresiasi ini diberikan atas kiprahnya yang dinilai dekat dengan masyarakat serta konsisten menyuarakan aspirasi publik.
Dalam momen tersebut, Lia tidak menonjolkan capaian pribadi. Ia justru menegaskan bahwa penghargaan itu merupakan cerminan kepercayaan masyarakat yang harus dijaga dengan kerja nyata.
Selama menjalankan tugas di Senayan, Lia dikenal aktif turun langsung ke lapangan. Ia kerap menyapa warga di berbagai daerah, berdialog dalam forum kecil, hingga menyerap aspirasi tanpa sekat formalitas. Pendekatan ini menjadi bagian dari gaya politik yang menempatkan masyarakat sebagai pusat kebijakan.
“Bagi saya, setiap keluhan warga bukan sekadar data, tapi cerita yang harus diperjuangkan,” ujarnya dalam keterangan usai menerima penghargaan.
Lia juga mendorong sejumlah isu strategis, mulai dari pendidikan, pemberdayaan perempuan, hingga peningkatan kapasitas generasi muda. Ia menilai, kebijakan publik harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar wacana di tingkat elite.
Latar belakang keluarga yang kuat dalam nilai pendidikan dan keagamaan turut membentuk karakter kepemimpinannya. Putri KH Masykur Hasyim ini menekankan pentingnya empati dalam setiap proses pengambilan keputusan.
Penghargaan “Senator Idola” yang diterimanya menjadi indikator bahwa pendekatan berbasis empati masih relevan di tengah dinamika politik nasional. Publik dinilai semakin kritis dan cenderung menilai pemimpin dari kedekatan serta dampak nyata yang dirasakan.
Ke depan, Lia menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kepercayaan tersebut dengan memperkuat komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. “Politik seharusnya menjadi ruang untuk mendengar dan memperjuangkan, bukan sekadar berbicara,” tegasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar